Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Google Maps Heboh, Muncul Lokasi ‘Gorong-Gorong Jokowi’ hingga Jadi Perbincangan Warganet

Redaksi • Selasa, 19 Mei 2026 | 20:00 WIB
warganet ramai membicarakan kemunculan lokasi “Gorong-Gorong Jokowi”. (Instagram @pandemictalks)
warganet ramai membicarakan kemunculan lokasi “Gorong-Gorong Jokowi”. (Instagram @pandemictalks)

 

sumutpos.jawapos.com – Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan kemunculan nama lokasi unik di Google Maps yang dikaitkan dengan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Melansir Instagram @pandemictalks, Selasa (19/5/2016), setelah sebelumnya rumah pribadi Jokowi di Solo sempat ditandai dengan nama “Tembok Ratapan Solo”, kini warganet ramai membicarakan kemunculan label lain yang tak kalah nyeleneh, yakni “Gorong-Gorong Jokowi”.

Istilah tersebut langsung menyedot perhatian publik karena mengingatkan pada momen ikonik saat Jokowi, ketika masih menjabat Gubernur DKI Jakarta, turun langsung masuk ke gorong-gorong untuk mengecek kondisi saluran air.

Baca Juga: Bank Mandiri Perkuat Peran dalam Ekonomi Kerakyatan, Realisasi KUR Capai Rp14,54 Triliun hingga April 2026

Aksi itu kala itu menjadi simbol gaya kepemimpinan yang dikenal sederhana dan terjun langsung ke lapangan. Namun di media sosial, momen tersebut kini kembali diangkat dalam bentuk satire dan humor digital.

Sejumlah tangkapan layar yang beredar menunjukkan nama “Gorong-Gorong Jokowi” muncul di Google Maps. Belum diketahui siapa yang pertama kali mengubah nama lokasi tersebut, namun seperti diketahui, Google Maps memang memungkinkan pengguna mengusulkan perubahan nama tempat melalui fitur kontribusi.

Tak butuh waktu lama, unggahan mengenai label itu pun viral dan menuai berbagai komentar dari warganet.

Baca Juga: Sopir Angkot Divonis 7 Bulan Penjara karena Jadi Penadah Emas Hasil Curian Milik Hakim PN Medan

“Masuk gorong-gorong ternyata jadi sejarah digital,” tulis salah satu pengguna media sosial.

“Dari gorong-gorong menuju Istana, sekarang kembali lagi ke Maps,” komentar warganet lainnya.

“Ada-ada saja kreativitas netizen Indonesia,” tulis akun lain.

“Kalau begini, Google Maps jadi arsip meme nasional,” ujar seorang pengguna.

Fenomena ini memperlihatkan bagaimana ruang digital sering menjadi medium ekspresi publik terhadap tokoh politik. Nama lokasi yang diubah secara kreatif kerap digunakan untuk menyampaikan humor, sindiran, maupun nostalgia terhadap peristiwa tertentu.

Baca Juga: Ladies Pool League Sumut Seri II Digelar 21-22 Mei 2026

Meski demikian, label semacam ini biasanya bersifat sementara karena pihak Google Maps dapat meninjau dan menghapus nama yang dianggap tidak sesuai atau menyesatkan.

Terlepas dari unsur satire, kemunculan “Gorong-Gorong Jokowi” membuktikan bahwa momen-momen lama dalam dunia politik Indonesia masih terus hidup dalam ingatan masyarakat, bahkan dalam bentuk yang tak terduga di era digital.(lin)

Editor : Redaksi
#Gorong Gorong Jokowi #viral #jokowi #google maps #warganet