Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Diduga 100 Titik Dapur MBG Fiktif di Cilacap, Pemda Temukan Lokasi Tanpa Bangunan

Redaksi • Rabu, 24 Juni 2026 | 19:00 WIB
Dugaan adanya sekitar 100 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, yang diduga fiktif.(Instsgram @lambegosiip)
Dugaan adanya sekitar 100 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, yang diduga fiktif.(Instsgram @lambegosiip)

 

sumutpos.jawapos.com — Tim investigasi bersama koordinator wilayah menemukan dugaan adanya sekitar 100 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, yang diduga fiktif.

Melansir Instagram @lambegossip, Rabu (24/6/2026), temuan ini muncul setelah dilakukan verifikasi lapangan terhadap lebih dari 300 titik SPPG yang sebelumnya tercatat dalam sistem. Dari hasil pengecekan, sekitar 100 titik tidak memiliki bangunan maupun fasilitas yang memadai untuk operasional dapur MBG.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, menyebut sejumlah lokasi tersebut bahkan berada di area yang tidak memungkinkan untuk aktivitas dapur, seperti kawasan hutan, persawahan, hingga area pemakaman.

Baca Juga: Pegadaian Gelar Event Bazar Emas Mulai 22 hingga 28 Juni

“Dari hasil pengecekan kepala SPPG yang ditunjuk Badan Gizi Nasional (BGN), ditemukan sekitar 100 titik yang tidak memiliki bangunan apa pun,” ujar Ammy.

Ia menambahkan, temuan tersebut menguatkan dugaan adanya praktik jual beli titik pendirian SPPG yang sebelumnya ramai diperbincangkan. Pemerintah daerah, kata dia, akan melakukan pembenahan agar pelaksanaan Program MBG dapat berjalan sesuai aturan, transparan, dan tepat sasaran.

“Kalau sampai titik dapurnya aja fiktif, gimana makanan bergizi mau sampai ke anak-anak?” tulis seorang warganet.

Baca Juga: AFSI DSU, Akademi Sepak Bola Berbasis Spanyol Hadir di Sumut

“Program bagus tapi pengawasannya lemah banget. Harusnya dari awal sudah diverifikasi ketat,” komentar akun lain.

“Ini uang negara loh, jangan sampai jadi ladang permainan oknum,” ujar netizen lainnya.

“Di peta ada, di lapangan kosong. Miris sih kalau benar kejadian kayak gini,” tulis warganet.

“Semoga segera ditindak tegas, jangan cuma diumumkan tapi nggak ada kelanjutannya,” tambah komentar lain.(lin)

Editor : Redaksi
#Cilacap #Berita Jateng #badan gizi nasional #SPPG #Mbg