SUMUTPOS - Bukan sekedar fungsi sebagai alat penyebrangan, keberadaan jembatan turut menaikkan pamor gengsi bagi suatu daerah.
Kehadiran jembatan yang megah sebagai eksalator melintasi sungai, meyatukan wilayah dan mempermudah kegiatan ekonomi, politik.
Beberapa jembatan bergengsi di Sumatera Utara pun didesain sedemikian rupa dengan landscape pemandangan yang beragam untuk menciptakan efek eksotis dan menyenangkan bagi semua pengunjung yang lewat.
Bahkan jembatan tak lagi sekedar sarana melintas, namun telah berubah menjadi destinasi wisata yang digemari para pelancong.
Berikut 5 jembatan paling megah di Sumatera Utara yang dibangun dengan nilai gengsi tinggi, baik dalam hal desain dan kekokohan, dikutip dari beberapa sumber.
1. Jembatan Aek Tano Ponggol, Samosir
Jika Anda berkunjung ke Danau Toba, sempatkan diri untuk melintasi Jembatan Aek Tano Ponggol jika ingin menyebrang ke Pulau Samosir atau sebaliknya.
Jembatan ini terletak di Kecamatan Pangururan, Anda akan disambut oleh jembatan megah dengan tiang penyangga yang menjulang tinggi lengkap dengan ornamen khas Batak Toba di dalamnya.
Uniknya jembatan ini adalah satu-satunya penghubung darat antara Danau Toba dan Pulau Samosir.
Dan di bawah jembatan ini akan menjadi jalur perlintasan kapal pesiar dengan terusan selebar 80 meter.
Pemandangan asri Danau Toba dan latar belakang perbukitan hijau di sekelilingnya akan membuat Anda terpukau ketika melintasi jembatan ini.
Jembatan ini dibangun pada tahun 2020-2022 dengan anggaran Rp157 miliar.
2. Jembatan Titi Gantung, Medan
Jika biasanya jembatan dibawahnya diapit oleh sungai dan jurang, namun berbeda kondisinya dengan jembatan Titi Gantung Medan.
Berada di jantung Kota Medan, Jembatan Titi Gantung adalah perlintasan penyebrangan yang sudah eksis sejak tahun 1885.
Tujuan semula adalah sebagai jembatan penyebrangan pejalan kaki agar masyarakat tidak mengalami resiko melintasi rel kereta api.
Jembatan ini awalnya dibangun untuk melengkapi infrastruktur stasiun kereta api di Kota Medan.
Seiring berjalannya waktu, jembatan ini tetap dipertahankan dan menambah kesan ikoniknya karena kini dengan berbenahnya Kota Medan dan fasilitas umum yang terus ditambah membuat jembatan ini tampak lebih cantik.
Banyak masyarakat yang berdiri di jembatan untuk sekedar menikmati pemandangan di sekitarnya, seperti jalur kereta api bandara, vihara, sampai gedung-gedung tinggi perkotaan di sekitarnya.
3. Jembatan Sei Wampu, Langkat
Sebagai jembatan yang difungsikan sebagai pemecah arus kemacetan di Kabupaten Langkat, Jembatan Sei Wampu dibangun dengan standarisasi nasional.
Jembatan ini menjadi sarana penyebrangan bagi masyarakat di Jalan Lintas Sumatera (Medan-Aceh).
Berbeda dengan jembatan umumnya yang dibangun pada satu fondasi, Jembatan Sei Wampu ini terdiri dari dua jembatan yang berbeda tergantung arus pergi-balik.
Dengan infrastruktur yang semakin memadai, hadirnya lampu jalan dan pusat keramaian di sekitar jembatan, membuatnya menjadi destinasi baru untuk para pelancong yang ingin menikmati suasana jembatan yang megah dengan pemandangan asri di kiri dan kanannya.
4. Jembatan Hamzah Alfansuri, Tapanuli Tengah
Sebagai destinasi wisata religi, Kecamatan Barus juga punya jembatan yang ikonik yakni Jembatan Hamzah Alfansuri.
Jembatan ini membentang melingkari Sungai Sirahar yang jernih, Jembatan Hamzah Alfansuri menyuguhkan pemandangan yang indah dengan background alam yang masih asri.
Karena banyaknya masyarakat yang sengaja berhenti untuk menikmati keindahan jembatan ini, hal ini dimanfaatkan para pedagang untuk jualan.
Apalagi menjelang sore dan malam, tempat ini akan semakin ramai dipadati oleh masyarakat lokal atau pelintas yang kebetulan akan melanjutkan perjalanan ke kota-kota terdekat.
Pemandangan matahari terbenam cocok dijadikan sebagai spot foto dan sangat instagrammable.
5. Jembatan Lau Luhung
Jembatan Lau Luhung akan bikin takjub bagi mereka yang memiliki adrenalin tinggi.
Jembatan ini terletak pada posisi ekstrem, berada di atas jurang dengan pemandangan yang dramatis.
Dulu sebelum dibangun, jembatan yang menghubung Deli Serdang dan Simalungun adalah sebentuk jembatan gantung, yang menawarkan pengalaman berjalan di atas tali dan kayu yang menantang.
Kini jembatan ini telah dibangun lebih baik. Panorama alam di sekitarnya menawarkan keindahan alami dengan sensasi adrenalin bagi pengunjung yang melintasi. (sit)
Editor : Redaksi