Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Leicester Cium Aroma Juara, Air Mata Ranieri Menetes

Admin-1 Sumut Pos • Senin, 11 April 2016 | 11:39 WIB
Photo
Photo
Jamie Vardy jadi bintang Leicester City dengan dua golnya, saat mengalahkan Sunderland di Stadium of Light, tadi malam (10/4) WIB dengan skor 2-0.

SUNDERLAND, SUMUTPOS.CO – Fans dan penggawa Leicester City sepertinya sudah mencium aroma juara pada musim ini. Jamie Vardy jadi bintang dengan dua golnya. Suporter Leicester pun bertahan lama di tribun untuk merayakan kemenangan, dan pipi Claudio Ranieri basah oleh air mata yang menetes.


Itulah sekelumit momen yang terjadi di Stadium of Light, tadi malam (10/4) WIB. Leicester City menundukkan Sunderland dengan skor 2-0 dan meraih kemenangan kelimanya secara beruntun untuk semakin mendekatkan jarak dengan trofi juara Premier League. Claudio Ranieri pun berniat mengundang Pangeran William ke King Power Stadium (markas Leicester).


''Ya, saya ingin mengundang putra mahkota ke Leicester dan menikmati pesta bersama kami,'' kata Ranieri kepada Sky Sports.


''Beliau bisa melihat langsung bagaimana kami begitu dekat dengan para fans,'' ujar pelatih asal Italia itu.


Jamie Vardy yang sempat paceklik selama enam laga, membuka kembali keran golnya.  Bomber 29 tahun itu memborong gol-gol kemenangan The Foxes pada menit ke-66 dan di masa injury time.


Selain memantapkan posisinya di puncak klasemen dengan koleksi 72 poin, kemenangan di pekan ke-33 tersebut juga menorehkan catatan istimewa. Di mana, untuk kali pertama sejak Desember 1963 hingga Januari 1964, The Foxes berhasil menorehkan lima kemenangan beruntun di liga.  Hebatnya lagi, dalam lima laga terakhir gawang The Foxes selalu cleansheets alias tak kebobolan.


Gairah untuk segera memastikan gelar memang terlihat sejak kickoff.  Ranieri dan pasukannya langsung menggebrak sejak menit awal.  Sunderland memang lebih mendominasi penguasaan bola.  Namun, The Foxes lebih unggul dalam agresifitas. Total, Wes Morgan dkk melepaskan delapan tembakan ke gawang.  Bandingkan dengan Sunderland yang hanya melepaskan satu tembakan ke gawang.


Photo
Photo
Claudio Ranieri .

Meski demikian, Ranieri tetap menganggap Sunderland adalah lawan yang menyulitkan.  Pelatih 64 tahun itu juga meminta pemainnya untuk tidak terlalu larut dalam euforia. ''Sebab, kami belum memenangkan apa-apa,'' ujar Ranieri kepada BBC.


''Kami tahu sejak awal, laga ini bakal ketat.  Wajar saja, karena Sunderland tengah berjuang untuk lolos dari degradasi,'' timpalnya.




Ranieri juga lega lantaran Vardy bisa mengakhiri puasa golnya.  ''Ya, penting bagi Vardy untuk mencetak gol.  Di laga-laga sebelumnya dia hanya bikin assist. Dia adalah mesin gol kami.  Dia butuh gol tersebut.  Kami yang melihatnya tentu  bahagia,'' ungkap mantan pelatih Chelsea itu.


Agar trofi bisa segera diraih, Ranieri meminta pasukannya untuk memaksimalkan dua laga kandang bulan ini. Yakni menjamu West Ham United (17/4) dan menghadapi Swansea City empat hari kemudian.  ''Di atas kertas, kami sudah meraih tiket Liga Champions.  Kami harus mempertahankannya,'' tandasnya.


Atas kemenangan itu, Leicester tetap di puncak klasemen dengan 72 poin. Jika dihitung-hitung, maka The Foxes cuma butuh tiga kemenangan lagi untuk meraih gelar juara Premier League musim ini.

Maka wajar jika suporter Leicester yang datang langsung ke Stadium of Light melakukan pesta kecil atas kemenangan tersebut. Mereka terus berada di tempat duduknya -meski sambil berdiri- sampai beberapa menit setelah laga tuntas untuk menyanyikan lagu kemenangan dan merayakan dekatnya gelar Premier League itu.

Ranieri yang selalu berupaya terlihat kalem jika ditanya soal peluang timya menjadi juara, kali ini ikut emosional. Tak lama setelah laga tuntas, dari balik kacamatanya Ranieri terlihat menitikan air mata.


Spurs Tekuk MU 3-0

Sementara itu, Tottenham Hotspurs bias menjaga jarak dengan Leicester City dengan menggilas Manchester United 3-0 tanpa balas. Spurs mencetak gol di menit 70 lewat kaki Dele Alli setelah menerima umpan silang Eriksen.Toby Alderweireld menambah keunggulan di menit 74 dan Erik Lamela bikin gol di menit 76.

Dengan tambahan tiga angka ini, Spurs mengumpulkan 65 poin, atau tertinggal tujuh angka dari The Foxes. Sementara itu, MU ada di posisi lima klasemen dengan raihan 53 poin. (bas/jpg/adz)

 

Klasemen Sementara (5 Besar)

  1. Leicester City 33 21           9              3              57-31     72

  2. Tottenham 32 17           11           4              57-25     62

  3. Arsenal 32 17           8              7              55-33     59

  4. Man City 32 17           6              9              58-33     57

  5. Man United 31 15           8              8              39-27     53

Editor : Admin-1 Sumut Pos
#leicester city #claudio ranieri