Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Pasca Peristiwa Bentrokan di Desa Amplas, Polisi Amankan 3 Orang

Johan Panjaitan • Kamis, 24 Oktober 2024 | 09:25 WIB
KETERANGAN: Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan memberikan keterangan terkait peristiwa bentrokan di Jalan Selambo, Desa Amplas, Rabu (23/10) sore. AGUSMAN/SUMUT POS
KETERANGAN: Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan memberikan keterangan terkait peristiwa bentrokan di Jalan Selambo, Desa Amplas, Rabu (23/10) sore. AGUSMAN/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO - Polrestabes Medan mengamankan 3 orang dalam peristiwa bentrokan menewaskan 2 orang, di Jalan Selambo, Desa Amplas, Kabupaten Deliserdang.

"Sudah ada 3 pelaku yang diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka," ucap Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, Rabu (23/10) sore.

Ia mengungkapkan, ketiga pelaku berdasarkan pemeriksaan masing-masing dijanjikan upah Rp3 juta untuk melakukan aksi bentrokan hingga menyebabkan korban jiwa.

"Ketiganya berusia dewasa dan anak di bawah umur. Mereka berperan ada yang membawa sepeda motor, melempar batu serta membawa senjata tajam membacok korban," ungkapnya, seraya menyebutkan aktor intelektual memanfaatkan anak-anak remaja melakukan aksi penyerangan.

"Terhadap aktor intelektual dalam peristiwa bentrokan yang terjadi itu dalam pengejaran personel Sat Reskrim Polrestabes beserta jajaran," katanya.

Mantan Kapolres Metro Jakarta Utara itu menerangkan, situasi pasca bentrokan kini telah kembali kondusif. Walaupun begitu, kata dia, Polrestabes Medan dibantu Polda Sumut tetap menyiagakan personel di TKP guna mengantisipasi terjadinya kembali kerusuhan yang dapat mengganggu aktivitas warga.

"Saya tegaskan bahwa peristiwa ini terjadi karena masalah lahan. Kedepan persoalan krusial mengenai konflik lahan atau agraria ini dapat diselesaikan secara yuridis legal formil. Kalaupun persoalan ini belum bisa terselesaikan maka diingatkan kepada semua tidak melakukan kekerasan karena akan menimbulkan masalah baru," jelasnya.

"Apabila masuk ranah pidana kita tidak akan segan-segan memberikan tindakan tegas. Karena sesuai perintah Kapolda Sumut keselamatan masyarakat yang paling utama," pungkas Gidion. (man/ham)

Editor : Redaksi
#bentrokan #polrestabes medan