Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Merendam Kaki Tak Selalu Aman, Ini Risiko Kesehatan yang Sering Diabaikan

J
Penulis: Johan Panjaitan❯
ILUSTRASI: Merendam kaki. (FREEPIK)
ILUSTRASI: Merendam kaki. (FREEPIK)

Sumutpos.jawapos.com-Merendam kaki kerap dianggap sebagai cara sederhana untuk relaksasi dan perawatan tubuh di rumah. Namun, praktik yang tampak aman ini ternyata menyimpan risiko kesehatan jika dilakukan sembarangan.


Advertisement

Perendaman kaki yang terlalu sering atau menggunakan air terlalu panas dapat memicu luka bakar, pembengkakan, hingga meningkatkan risiko infeksi kulit dan kuku.


Aman untuk relaksasi?

Seorang dokter spesialis kaki (podiatrist) menyarankan agar masyarakat tidak menjadikan rendaman kaki sebagai rutinitas utama untuk relaksasi atau perawatan kesehatan.

Advertisement

“Sebelum merendam kaki, pastikan tidak ada kuku tumbuh ke dalam atau infeksi jamur. Gunakan produk perawatan kaki yang mampu mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri,” ujarnya.

Durasi perendaman sebaiknya dibatasi hanya beberapa menit. Setelah itu, kaki harus dikeringkan secara menyeluruh menggunakan handuk bersih. Untuk menjaga kelembapan kulit dan membantu mengurangi kapalan, disarankan menggunakan pelembap berbahan dasar urea.

Meski demikian, prosedur ini tidak selalu menjadi solusi terbaik untuk berbagai masalah kaki.

Advertisement

Risiko perendaman kaki

1. Infeksi jamur
Jamur berkembang optimal di lingkungan hangat, lembap, dan minim cahaya. Terlalu sering merendam kaki dapat meningkatkan kelembapan, sehingga memicu infeksi jamur pada kulit maupun kuku.

2. Kulit melembek dan iritasi
Paparan air dalam waktu lama dapat melunakkan kulit, membuatnya rentan retak, melepuh, muncul benjolan berisi cairan, atau luka terbuka. Kondisi ini sangat berbahaya bagi penderita diabetes atau mereka yang memiliki gangguan sirkulasi darah.

3. Memperparah penyakit kronis
Bagi penderita varises, perendaman kaki dalam waktu lama dapat memperburuk pembengkakan. Sementara pada penderita neuropati diabetik, air panas meningkatkan risiko luka bakar atau cedera kulit yang sering kali tidak disadari akibat menurunnya sensitivitas saraf.

Kapan rendaman kaki bermanfaat?

Meski berisiko jika dilakukan berlebihan, rendaman kaki tetap memiliki manfaat dalam kondisi tertentu.

Kuku tumbuh ke dalam
Kondisi ini terjadi ketika ujung kuku menekan jaringan kulit, menyebabkan kemerahan, bengkak, dan nyeri, bahkan bisa berujung infeksi. Penyebabnya antara lain cedera, penggunaan sepatu sempit, atau memotong kuku terlalu pendek. Rendaman kaki dapat membantu meredakan peradangan sementara.

Cedera jaringan lunak
Rendaman kaki juga dapat membantu mengurangi peradangan akibat cedera jaringan lunak, seperti keseleo pergelangan kaki. Metode rendaman air hangat dan dingin secara bergantian (contrast bath) dinilai mampu mempercepat pemulihan dan meningkatkan sirkulasi darah.

Merendam kaki bukanlah praktik yang sepenuhnya aman jika dilakukan tanpa pertimbangan. Meski terasa menenangkan, kebiasaan ini perlu disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing. Konsultasi dengan tenaga medis tetap menjadi langkah terbaik, terutama bagi penderita penyakit kronis.(han)

Advertisement

Artikel Terkait

Jangan Cuma Andalkan Obat! 3 Makanan Sehari-hari Ini Baik untuk Tekanan Darah

Jangan Cuma Andalkan Obat! 3 Makanan Sehari-hari Ini Baik untuk Tekanan Darah

Delima, bit, dan pisang mengandung nutrisi yang mendukung kesehatan jantung dan membantu menjaga tekanan darah tetap terkontrol.

Jangan Asal Minum Suplemen! Ini Bahaya yang Mengintai Tubuh

Jangan Asal Minum Suplemen! Ini Bahaya yang Mengintai Tubuh

Pakar mengingatkan konsumsi suplemen berlebihan bisa membahayakan kesehatan. Simak risiko dan pentingnya tes darah sebelum mengonsumsinya.

Bukan Sekadar soal Rokok, Ini Ragam Manfaat Tembakau bagi Kesehatan

Bukan Sekadar soal Rokok, Ini Ragam Manfaat Tembakau bagi Kesehatan

Tembakau tak hanya dikenal sebagai bahan baku rokok. Tanaman ini juga diteliti untuk protein terapeutik, obat, hingga biofuel.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer