
Sumutpos.jawapos.com-Mengonsumsi suplemen vitamin dan mineral kerap dianggap sebagai cara praktis untuk menjaga kesehatan. Mulai dari zinc untuk mendukung sistem kekebalan tubuh, magnesium untuk membantu memenuhi kebutuhan mineral, hingga minyak ikan yang populer untuk menunjang kesehatan jantung. Namun, mengonsumsi banyak suplemen sekaligus tanpa mengetahui kebutuhan tubuh justru berpotensi menimbulkan masalah kesehatan.
Pakar memperingatkan, anggapan bahwa semakin banyak suplemen yang dikonsumsi akan semakin baik bagi tubuh tidak selalu benar. Kelebihan sejumlah vitamin dan mineral dapat menimbulkan efek samping, bahkan memicu gangguan kesehatan apabila dikonsumsi dalam dosis berlebihan.
Baca Juga: Robi Barus: Persatuan Merupakan Kunci Keutuhan NKRI
Dilansir dari Fox News, Jim LaValle, apoteker klinis sekaligus pakar pengobatan metabolik yang berbasis di Texas, Amerika Serikat, menekankan pentingnya menyesuaikan konsumsi suplemen dengan kebutuhan setiap individu.
Menurutnya, suplemen memang dapat memberikan manfaat dalam kondisi tertentu. Namun, penggunaannya perlu mempertimbangkan kondisi kesehatan, obat-obatan yang sedang dikonsumsi, serta kebutuhan nutrisi masing-masing orang.
Jangan Asal Menumpuk Berbagai Suplemen
Tren kesehatan di media sosial membuat beragam suplemen semakin populer. Sebagian orang mengonsumsi beberapa produk sekaligus dengan harapan mendapatkan manfaat yang lebih besar, mulai dari meningkatkan energi hingga membantu mengatasi stres dan memperbaiki kualitas tidur.
Padahal, pendekatan tersebut belum tentu sesuai dengan kebutuhan tubuh.
LaValle mengingatkan bahwa kebiasaan mengonsumsi berbagai suplemen tanpa tujuan yang jelas dapat berujung pada konsumsi berlebihan. Risiko juga dapat meningkat ketika suplemen dipadukan dengan produk lain, termasuk peptida yang digunakan untuk tujuan kesehatan atau kebugaran.
Baca Juga: Mahasiswa USU Tembus Podium Internasional Lewat Inovasi Pemantauan Keselamatan Bangunan Bersejarah
Ia menilai, langkah pertama yang lebih tepat adalah memahami kebutuhan tubuh sebelum memutuskan jenis suplemen yang akan dikonsumsi.
Suplemen seharusnya digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan tertentu, bukan sekadar mengikuti tren atau meniru pengalaman orang lain.


