Mata Merah karena Pembuluh Darah Pecah, Tenang Tidak Berbahaya, tapi Tetap Waspada

sumutpos.jawapos.com - Pernah mengalami mata merah? Bisa jadi itu karena pembuluh darah pecah. Tenang, sejatinya itu tidak begitu berbahaya.
Melansir Medical News Today, Senin (6/4/2026), dalam dunia medis, pecah pembuluh darah di mata dikenal sebagai subconjunctival hemorrhage (SCH) atau perdarahan subkonjungtiva.
Pecahnya pembuluh darah di mata bisa terjadi tanpa cedera apa pun dan sering kali disebabkan oleh hal-hal sepele seperti batuk kuat, bersin keras, muntah, atau mengangkat beban berat.
Biasanya, pecah pembuluh darah di mata tidak dibarengi dengan rasa sakit atau gangguan penglihatan.
Baca Juga: Wacana Penggunaan Teknologi untuk Subsidi Energi Menguat, Dinilai Bisa Lebih Tepat Sasaran
Namun, sebagian orang bisa merasakan sensasi seperti ada pasir atau sedikit pembengkakan.
Tidak ada pengobatan khusus untuk pecahnya pembuluh darah di mata. Darah akan diserap tubuh secara alami dalam waktu 1-2 pekan.
Nah, meski terlihat mengkhawatirkan karena menimbulkan bercak merah terang pada bagian putih mata, kondisi ini biasanya tidak berbahaya.
Bahkan, banyak orang tidak menyadari bahwa mereka mengalaminya hingga bercak darah terlihat saat bercermin.
Gejala utama pecah pembuluh darah di mata adalah munculnya bercak merah pada bagian putih mata (sklera).



