
sumutpos.jawapos.com - Perhatikanlah, ketika makan, ada sebagian orang yang meletakkan nasi putih sangat banyak di piring, sementara lauknya sedikit.
Kenyataan ini cenderung wajar karena nasi putih dianggap sebagai makanan utama, sedangkan lauknya hanya pelengkap.
Nyatanya, tidak semua orang bisa begitu. Ada beberapa kalangan atau kelompok orang yang harus membatasi konsumsi nasi putih.
Melansir Healthline, Kamis (3/9/2026), ini terkait dengan kandungan serat yang rendah membuat nasi putih dicerna lebih cepat oleh tubuh sehingga dapat mempengaruhi respon gula darah.
Selain itu, konsumsi nasi putih berlebihan juga dikaitkan dengan peningkatan berat badan.
Oleh sebab itu, memahami batas konsumsi yang sesuai menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan.
Berikut kelompok orang yang perlu mengurangi makan nasi putih menurut penelitian:
1. Penderita diabetes atau pradiabetes
Salah satu kelompok orang yang perlu mengurangi makan nasi putih adalah penderita diabetes maupun pradiabetes.
Nasi putih memiliki indeks glikemik (GI) yang lebih tinggi dibandingkan beras merah, sehingga tubuh lebih cepat mengubah karbohidrat menjadi gula yang masuk ke aliran darah.



