Lewat TikTok Live, BPJS Kesehatan On Air Buka Ruang Tanya Jawab Keluhan Peserta

MEDAN, Sumutpos.jawapos.com- BPJS Kesehatan terus berinovasi dalam memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat. Salah satunya melalui program “BPJS Kesehatan On Air”, yakni siaran langsung (live) di platform TikTok yang menghadirkan edukasi sekaligus ruang interaksi bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Asisten Deputi Bidang SDMUK BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah I Iwan Adriady
menjelaskan, program ini mulai dilaksanakan sejak September 2025 sebagai bagian dari strategi komunikasi digital untuk menjangkau masyarakat lebih luas.
“BPJS Kesehatan On Air merupakan sarana sosialisasi, edukasi, sekaligus penyelesaian permasalahan atau keluhan masyarakat terkait program JKN,” ujar Iwan, Sabtu (3/4/2026).
Ia menambahkan, program ini menyasar seluruh peserta BPJS Kesehatan, khususnya pengguna media sosial TikTok yang saat ini menjadi salah satu platform paling populer di Indonesia.
Program ini dilaksanakan secara rutin oleh seluruh unit kerja BPJS Kesehatan, mulai dari kantor pusat, 12 kantor wilayah, hingga 127 kantor cabang di seluruh Indonesia. Setiap unit kerja diwajibkan menggelar siaran langsung minimal satu kali dalam seminggu dengan durasi sekurang-kurangnya 60 menit.
Dalam setiap sesi, narasumber yang dihadirkan berasal dari internal BPJS Kesehatan, namun tidak menutup kemungkinan juga melibatkan pihak eksternal sesuai kebutuhan topik yang dibahas.
Iwan juga mengungkapkan, sejak diluncurkan, program ini mendapat respons positif dari masyarakat. Partisipasi penonton terus meningkat signifikan. Pada awal pelaksanaan, jumlah penonton berkisar antara 500 hingga 3.000 orang per sesi. Namun kini, di beberapa unit kerja, jumlah penonton bahkan telah menembus angka lebih dari 20.000.
“Kami terus mendorong partisipasi masyarakat dengan menginformasikan jadwal live sebelumnya, sehingga masyarakat dapat ikut serta dan memanfaatkan layanan ini,” jelasnya.
Untuk wilayah Kedeputian Wilayah I melalui akun @bpjswilayah1, rata-rata jumlah penonton dalam tiga sesi terakhir mencapai sekitar 3.500 orang.



