Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Diperpanjang, BMKG Minta Warga Sumut Waspadai Banjir dan Longsor

J
Penulis: Johan Panjaitan❯
Cuaca buruk yang ditandai hujan berintensitas tinggi mengakibatkan banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut).(Dok : BPBD Sumut)
Cuaca buruk yang ditandai hujan berintensitas tinggi mengakibatkan banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut).(Dok : BPBD Sumut)

Advertisement

 

MEDAN, Sumutpos.jawapis.com-Ancaman cuaca ekstrem di Sumatera Utara (Sumut) masih membayangi sejumlah wilayah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada 29 Oktober hingga 1 November 2026.

Peringatan ini dikeluarkan menyusul perkembangan dinamika atmosfer yang berpotensi meningkatkan intensitas curah hujan. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman banjir, banjir bandang, tanah longsor, serta dampak angin kencang yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Advertisement

Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, Hendro Nugroho, menjelaskan bahwa salah satu faktor yang memengaruhi kondisi atmosfer saat ini adalah terbentuknya Bibit Siklon Tropis 91B di Laut Andaman, sebelah utara Aceh.

Bibit siklon tersebut terpantau memiliki kecepatan angin maksimum 25 knot atau sekitar 46 kilometer per jam, dengan tekanan udara minimum 1.009 hPa. Sistem ini bergerak ke arah barat-barat daya dan memicu terbentuknya daerah pertemuan angin atau konfluensi serta perlambatan kecepatan angin atau konvergensi yang membentang di wilayah Sumut.

Advertisement

Menurut Hendro, kondisi tersebut diperkuat oleh aktifnya Madden-Julian Oscillation (MJO) di Samudra Hindia, suhu muka laut yang hangat, serta kelembapan udara yang cukup tinggi pada berbagai lapisan atmosfer.

Kombinasi faktor tersebut mendukung pertumbuhan awan hujan dan meningkatkan potensi terjadinya hujan berintensitas tinggi dalam durasi yang relatif lama.

“Kondisi ini masih diperkuat juga oleh aktifnya Madden-Julian Oscillation di Samudra Hindia. Suhu muka laut yang hangat dan kelembapan udara yang cukup tinggi di setiap lapisan menyebabkan hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat yang disertai petir dan angin kencang pada siang hingga dini hari dengan durasi yang lama masih dapat terjadi di sejumlah wilayah di Sumatera,” katanya, Kamis (29/10) sore.

Puluhan Daerah Berpotensi Diguyur Hujan Lebat

BMKG memperkirakan potensi hujan lebat hingga sangat lebat selama periode 29 Oktober–1 November 2026 dapat terjadi di puluhan kabupaten dan kota di Sumut.

Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi Langkat, Binjai, Medan, Deli Serdang, Asahan, Batubara, Pakpak Bharat, Dairi, Karo, Humbang Hasundutan, Simalungun, Pematangsiantar, Toba, Samosir, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, dan Tapanuli Tengah.

Advertisement

Artikel Terkait

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Sumut hingga 27 Oktober, Waspada Banjir dan Longsor

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di Sumut hingga 27 Oktober, Waspada Banjir dan Longsor

BMKG memperingatkan cuaca ekstrem di Sumut pada 25–27 Oktober 2026. Waspadai hujan lebat, petir, angin kencang, banjir, dan longsor.

BMKG: Kualitas Udara di Sumut Kategori Baik-Sedang

BMKG: Kualitas Udara di Sumut Kategori Baik-Sedang

BMKG sebut walau sebaran asap sedang melanda Sumut, tetapi kualitas udara masih baik dan sedang.

23-25 Oktober 2026, BMKG Kembali Ingatkan Warga Sumut Waspada Cuaca Ekstrem

23-25 Oktober 2026, BMKG Kembali Ingatkan Warga Sumut Waspada Cuaca Ekstrem

BMKG menginggat cuaca ekstrem pada 23 sampai 25 Oktober. Karena gelombang atmosfer dan Madden-Julian Oscillation (MJO) di Sumut.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer