Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Pembangunan Drainase di Kawasan Tomang Elok Tinggal Finishing, Lebih Cepat 2 Bulan dari Target

Johan Panjaitan • Rabu, 11 Juni 2025 | 11:45 WIB
PEMBANGUNAN: Drainase di Jalan Sunggal (seberang Komplek Tomang Elok) Kota Medan telah selesai dibangun dan tengah memasuki tahap finisihing. Foto: Markus Pasaribu/Sumut Pos.
PEMBANGUNAN: Drainase di Jalan Sunggal (seberang Komplek Tomang Elok) Kota Medan telah selesai dibangun dan tengah memasuki tahap finisihing. Foto: Markus Pasaribu/Sumut Pos.


MEDAN, Sumutpos.Jawapos.com-Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) telah menyelesaikan pembangunan drainase di Jalan Sunggal (Kawasan Tomang Elok) hingga Jalan Gatot Subroto (Universitas Panca Budi) Kota Medan. Saat ini, Dinas SDABMBK tinggal melakukan tahap finisihing.

"Pembangunan drainase di kawasan Tomang Elok hingga ke arah Kampus Panca Budi sudah selesai dikerjakan. Saat ini tinggal proses finishing dan merapikan pekerjaan yang sudah selesai," ucap Plt Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan, Ir Gibson Panjaitan ST MM kepada Sumut Pos, Rabu (11/6/2025).

Dikatakan Gibson, pembangunan drainase dengan panjang 585 meter itu dimulai sejak Bulan April 2025 lalu. Targetnya, pembangunan tersebut selesai di Bulan Agustus. Dengan demikian, Dinas SDABMBK Kota Medan berhasil menyelesaikan pembangunan drainase tersebut dua bulan lebih awal dari waktu yang telah ditentukan.

"Untuk proses finishing ini, kita perkirakan akan selesai dalam waktu satu minggu kedepan. Artinya secara keseluruhan, proyek ini akan selesai dalam waktu satu minggu kedepan. Sebenarnya proyek ini ditargetkan selesai Bulan Agustus, tapi Bulan Juni ini sudah selesai kita kerjakan atau lebih cepat dua bulan dari target," ujarnya.

Ditegaskan Gibson, sejak awal pihaknya terus mendorong pihak kontraktor ataupun penyedia untuk menyelesaikan pekerjaannya dengan tepat waktu. Mengingat, pekerjaan ini sangat penting dalam menyelesaikan masalah banjir yang kerap terjadi di kawasan Komplek Tomang Elok, yakni di Jalan Sunggal maupun di Jalam Gatot Subroto.

"Fokus kita sejak awal adalah untuk menuntaskan ataupun meminimalisir masalah banjir yang ada disana, itu sebabnya kita minta agar pihak penyedia untuk menyelesaikan pekerjaannya dengan tepat waktu. Dan tidak hanya tepat waktu, tetapi juga berkualitas," tegasnya.

Sembari menyelesaikan proses finishing, Gibson juga meminta pihak kontraktor untuk memperhatikan kembali pekerjaan yang telah selesai dikerjakan.

"Misalnya memperhatikan kondisi timbunan, apakah ada yang mengalami penurunan. Ini penting, maka harus dilakukan sembari mengerjakan proses finishing," pungkasnya.

Seperti diketahui, Pembangunan drainase itu dilakukan sebagai upaya Pemko Medan dalam mengatasi masalah banjir yang kerap terjadi di Jalan Sunggal hingga simpang Sei Sikambing (komplek Tomang Elok) dan sekitarnya.

Pengerjaan drainase tersebut dimulai dari kawasan depan Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) di Jalan Gatot Subroto menuju ke simpang Sei Sikambing. Selanjutnya dari simpang tersebut, pembangunan drainase dilanjutkan ke arah kiri atau menuju ke Jalan Sunggal.

Pembangunan drainase itu menggunakan U-Ditch berukuran 1,5 x 1,8 meter dikombinasikan dengan penggunaan Box Culvert dengan nilai anggaran sekitar Rp7 Miliar.

Pembangunan drainase itu akan berfungsi untuk mengalirkan genangan air dari kawasan Jalan Sunggal hingga simpang Sei Sikambing dan sekitarnya ke aliran Sungai Deli yang tepat berada disamping kampus UNPAB.(map/han)

Editor : Johan Panjaitan
#drainase #Tomang Elok #finishing #SDABMBK