MEDAN, Sumutpos.jawapos.com-Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan pembangunan infrastruktur Sekolah Rakyat di kawasan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Medan berjalan sesuai rencana. Proyek pendidikan berbasis vokasi ini ditargetkan selesai dan siap digunakan sepenuhnya pada Juli 2026.
Saat ini, fasilitas Sekolah Rakyat tersebut telah memiliki empat ruang kelas yang terdiri dari dua kelas tingkat SD dan dua kelas tingkat SMA, dengan total 92 siswa. Selain ruang belajar, kawasan sekolah juga dilengkapi 36 kamar asrama, fasilitas olahraga, serta tempat ibadah untuk menunjang aktivitas para siswa.
“Pembangunan tahap pertama difokuskan di Medan dengan total anggaran sekitar Rp300 miliar. Proses pembangunan fisik sudah dimulai sejak awal November 2025,” ujar Dody Hanggodo saat meninjau lokasi pembangunan di Medan, Minggu (9/11/2025).
Dody menjelaskan bahwa operasional sekolah yang berjalan saat ini masih bersifat sementara, sambil menunggu lahan permanen yang tengah dipersiapkan oleh kementerian. Selain pembangunan baru, beberapa fasilitas yang ada juga direhabilitasi, mencakup ruang kelas, ruang guru, asrama, dan lapangan. Rehabilitasi ini menelan anggaran sekitar Rp4 miliar yang bersumber dari APBN.
Sebagai bentuk dukungan terhadap proses belajar, Dody juga menyerahkan satu unit laptop untuk setiap siswa Sekolah Rakyat. Ia menegaskan bahwa seluruh kebutuhan pendidikan, baik sarana maupun prasarana, diperhatikan secara menyeluruh.
“Semua kebutuhan disiapkan, luar dan dalam. Alat sekolah diperhatikan oleh Pak Prabowo. Yang penting dijaga, agar putra-putri kita tetap semangat belajar setiap saat,” ucap Dody menutup kunjungan.
Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah pusat dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat, terutama di daerah. Proyek di Medan menjadi salah satu dari lima kawasan prioritas pembangunan yang telah disiapkan Kementerian PU untuk mendukung pemerataan kesempatan belajar dan peningkatan produktivitas generasi muda.(san/han)
Editor : Johan Panjaitan