Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

KONI Medan Apresiasi MCC

D
Penulis: Deking Sembiring❯
Ketua Umum KONI Medan, Aswindy Fachrizal (kanan) menyerahkan medali kepada atlet yang meraih juara di kategori U-16 MCC di Atrium Plaza Medan Fair, Minggu (30/8/2026). (Dok KONI Medan)
Ketua Umum KONI Medan, Aswindy Fachrizal (kanan) menyerahkan medali kepada atlet yang meraih juara di kategori U-16 MCC di Atrium Plaza Medan Fair, Minggu (30/8/2026). (Dok KONI Medan)

Advertisement

 

MEDAN, SUMUTPOS - Ketua Umum KONI Kota Medan, Aswindy Fachrizal SE mengapresiasi pelaksanaan Medan Combat Championship (MCC) di Atrium Plaza Medan Fair, Kota Medan, 29-30 Agustus 2026. Kejuaraan ini dinilai memiliki nilai penting karena memberikan ruang bagi atlet-atlet amatir untuk menunjukkan kemampuan sekaligus membuka peluang munculnya bibit-bibit baru.

"Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan event ini, apalagi dalam event ini hanya mempertandingkan atlet amatir sehingga bisa mendapatkan atlet baru yang dapat dibina untuk mengejar prestasi," ujar Aswindy didampingi Sekretaris Umum KONI Medan Helty Susilo di Atrium Plaza Medan Fair, Minggu (30/8/2026).

Advertisement

Aswindy berharap Ferkushi Sumatera Utara, khususnya di Kota Medan, dapat terus aktif mengembangkan cabang olahraga kurash melalui kompetisi dan pembinaan atlet. "Kami berharap kurash Sumut, khususnya Medan, bisa terus aktif mengembangkan cabor ini sehingga bisa membanggakan Kota Medan dan Sumut," harapnya.

MCC mempertandingkan empat nomor, yakni muaythai, MMA, grappling, dan steak knife fighting. Seluruh peserta yang ambil bagian dalam kejuaraan tersebut merupakan atlet kategori amatir.

Advertisement

Ketua Ferkushi Sumatera Utara, Dedy Dwi Putra, mengatakan MCC digelar sebagai bagian dari upaya memperkenalkan olahraga combat sport kepada masyarakat sekaligus mencari bibit-bibit atlet muda.

"Kami menggelar ini untuk memasyarakatkan combat sport dan mencari bibit-bibit muda untuk ke depannya supaya bisa mengikuti event nasional dan internasional. Kami juga memperkenalkan cabor kurash, steak knife, young judo, dan grappling," kata Dedy.

Menurutnya, pemilihan empat nomor pertandingan dalam MCC dilakukan dengan mempertimbangkan asas manfaat. Selain menjadi kompetisi bagi atlet amatir, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana memperkenalkan olahraga kurash kepada masyarakat luas.

Untuk diketahui, MCC 2026 diikuti sekitar 40 atlet yang bertanding dalam 20 kelas dari empat nomor yang diperlombakan.

Dedy berharap MCC dapat digelar secara berkelanjutan sehingga menjadi salah satu agenda pembinaan sekaligus penjaringan atlet di Sumatera Utara. "Kita berharap event ini bisa berlanjut, minimal sekali atau dua kali dalam setahun," katanya.

Advertisement
Editor : Redaksi

Artikel Terkait

Ketua Umum KONI Medan Terima DAN Kehormatan dari Shokaido

Ketua Umum KONI Medan Terima DAN Kehormatan dari Shokaido

Pengurus Provinsi (Pengprov) Perguruan Shokaido Sumatera Utara memberikan penghargaan berupa DAN Kehormatan kepada Ketua Umum KONI Medan,

Hadapi Porprovsu 2026, KONI Medan Mulai Petakan Kekuatan

Hadapi Porprovsu 2026, KONI Medan Mulai Petakan Kekuatan

KONI Medan tetap optimis petakan potensi medali emas menjelang Porprovsu November 2026 meski di tengah keterbatasan anggaran olahraga.

KONI Medan Dukung Pembinaan Olahraga Berkuda

KONI Medan Dukung Pembinaan Olahraga Berkuda

Ketua Umum KONI Medan, Aswindy Fachrizal, menghadiri Kejuaraan Berkuda Equestrian Piala Wali Kota Medan 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer