PALEMBANG, SUMUT POS- PSMS Medan kembali meraih hasil buruk dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026. Tim yang dijuluki Ayam Kinantan tersebut kalah saat bertandang ke markas Sumsel United dengan skor 1-2 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Senin (24/11) sore.
Hasil ini membuat PSMS sudah melalui lima laga tanpa kemenangan. Anak asuh Kas Hartadi itu terakhir kali meraih kemenangan saat menjamu Persiraja Banda Aceh, 25 Oktober 2025 lalu.
Kekalahan itu membuat PSMS tertahan di posisi ketujuh klasemen sementara Grup 1 dengan 14 angka dari 12 pertandingan. Mereka hanya unggul selisih gol dari PSPS Pekanbaru yang disaay bersamaan juga dikalahkan Garudayaksa FC.
Dengan posisi tersebut, harapan PSMS untuk promosi ke Liga 1 semakin berat. Sebab Ayam Kinantan semakin tertinggal jauh dari Garudayaksa FC di puncak klasemen dengan 27 angka dan Adhyaksa FC di posisi kedua dengan 23 angka.
PSMS sebenarnya memiliki kesempatan meraih poin saat menghadapi Sumsel United. Sebab mereka sempat unggul terlebih dahulu melalui Vitor Barata pada menit ke-13. Namun, situasi berubah drastis ketika Felipe Cadenazzi diusir wasit pada menit ke-35 karena mendapat kartu merah.
Dengan bermain 10 pemain, PSMS kesulitan meladeni permainan Sumsel United. Tuan rumah akhirnya menyamakan kedudukan melalui Rachmad Hidayat pada menit ke-44. Kemudian PSMS berbalik tertinggal melalui gol bunuh diri Syarif Wijianto pada menit ke-66.
Pelatih PSMS Kas Hartadi menyampaikan penyesalan mendalam dan minta maaf kepada pendukung PSMS. Ini merupakan kesekian kalinya Kas Hartadi minta maaf.
“Saya mohon maaf kepada manajemen dan suporter Medan. Sore ini kami belum bisa kasih yang terbaik. Dari babak pertama kami sudah menguasai pertandingan dan sempat unggul, tapi menit ke-27 Cadenazzi kena kartu merah, itu yang membuat kekalahan sore ini,” ujar Kas Hartadi usai pertandingan.
Dia menambahkan, akan melakukan evaluasi menyeluruh terkait seringnya tim mendapat kartu merah, terutama di rentang menit ke-25 hingga 30. "Kartu merah akan menjadi bahan evaluasi," ungkapnya.
Persoalan lini tengah, Kas menyebut belum ada pembahasan transfer window, namun memastikan perbaikan akan dilakukan.
“Ada waktu sebulan sebelum putaran kedua, semua lini akan kami benahi, termasuk persiapan menghadapi Sriwijaya,” pungkasnya. (dek/ram)
Editor : Juli Rambe