Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Gelar Silaturahim 1446 H, Momentum Menguatkan Komitmen Menuju Muktamar Muhammadiyah 2027

Johan Panjaitan • Minggu, 20 April 2025 | 15:20 WIB
SILATURAHIM SYAWAL: Dr H Anwar Abbas MM MAg (6 kanan) bersama rektor dan undangan silaturahim syawal di UMSU. (DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS)
SILATURAHIM SYAWAL: Dr H Anwar Abbas MM MAg (6 kanan) bersama rektor dan undangan silaturahim syawal di UMSU. (DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS)

Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) bersama Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) dan Aisyiyah Sumut menggelar acara Silaturahim Syawal 1446 Hijriah. Silaturahim diadakan di Auditorium Kampus UMSU Jalan Mukhtar Basri Medan, Sabtu (19/4).

Acara ini menjadi ajang konsolidasi, refleksi spiritual dan pemantapan langkah menyambut Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah 2027 yang akan digelar di Sumut.

Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Dr H Anwar Abbas MM MAg pada pengajian syawal menyampaikan refleksi tantangan Muhammadiyah kedepan, khususnya dalam hal kemandirian ekonomi dan kecerdasan finansial organisasi.

Muhammadiyah yang disebut sebagai salah satu organisasi Islam dengan aset terbesar di dunia memberikan kebanggaan sekaligus tantangan tersendiri. "Disatu sisi kita merasa bangga, tapi di sisi lain kita harus berinovasi dalam mencapai kemandirian ekonomi dan kecerdasan finansial," katanya.

Dr H Anwar Abbas MM MAg menyampaikan gagasan visioner tentang Muhammadiyah agar kedepan memiliki pesawat, hotel internasional hingga maskapai penerbangan sendiri.

“Saya ingin Muktamar Muhammadiyah nanti, lima menit sebelum acara, ketua umum PP Muhammadiyah turun dari helikopter. Nah itu bergengsi itu,” ujarnya bercanda yang disambut tepuk tangan meriah.

Selain itu, Dr H Anwar Abbas MM MAg turut mengapresiasi perkembangan UMSU terlebih dalam kecerdasan mengembangkan amal usaha. “Saya banyak dikirim WA dan itu dari tokoh-tokoh. mereka kagum sekali dengan UMSU. Apalagi bisa memberi beasiswa ke mahasiswa asing. Saya senang dengan UMSU karena mencari dana tidak hanya dengan uang SPP tapi dari sumber pendapatan lainnya seperti perkebunan dan hotel,” ujarnya.

Dalam mencapai Muhammadiyah berkemajuan, kata Dr H Anwar Abbas MM MAg, diperlukan terobosan baru khususnya dalam kecerdasan finansial.

Rektor UMSU Prof Dr Agussani MAP bersyukur atas capaian akademik UMSU yang semakin membanggakan. Meskipun sibuk dalam mempersiapkan dan berperan aktif menyukseskan Muktamar Muhammadiyah 2027 yang akan digelar di Sumut.

“Alhamdulillah, selama bulan ramadan, dua program studi UMSU yakni program studi pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan serta pendidikan bahasa Inggris berhasil meraih akreditasi unggul. Kini, dari 43 prodi, sudah 19 yang berakreditasi unggul. Ini hasil kerja keras seluruh sivitas,” kata rektor.

Selain itu, UMSU juga tengah memperjuangkan izin pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk pendidikan agama Islam yang jika berhasil, akan menjadi satu-satunya di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah se-Indonesia.

“Kami juga menjajaki kolaborasi internasional, termasuk dengan Atase Pendidikan Arab Saudi dan Raja Perlis dari Malaysia yang direncanakan akan mengunjungi UMSU,” pungkasnya.

Rektor juga melaporkan kesiapan pembangunan infrastruktur muktamar seperti auditorium megah di Kampus 4 UMSU di Deli Serdang.

“Sejalan dengan pelaksanaan muktamar 2027, tentu kami bersama PW Muhammadiyah Sumut melakukan penguatan-penguatan terhadap bagaimana pengelolaan tata perguruan tinggi berjalan dengan baik,” ujar rektor sekaligus ketua panitia muktamar.

Prof Dr Agussani MAP menyampaikan bahwa saat ini tiang pancang telah ditanam dan pengecoran tiang balok sudah dimulai, “Sekarang tiang balok sudah ditanam di 200 titik. Kami mohon juga dukungan Buya Dr H Anwar Abbas MM MAg termasuk dalam penguatan UMKM,” harapnya.

Sedangkan Ketua PW Muhammadiyah Sumut Prof Dr Hasyimsyah Nasution MA menegaskan bahwa silaturahim adalah bentuk ekspresi ketaqwaan dan keberhasilan spiritual selama Ramadan.

“Silaturahim itu bukan hanya budaya, tapi ibadah. Dalam Al-Quran, silaturahim senantiasa dikaitkan dengan ketaqwaan. Maka, silaturahim pasca-Ramadan adalah manifestasi dari puasa yang berhasil,” ujarnya.

Prof Dr Hasyimsyah Nasution MA menegaskan komitmen UMSU dan PW Muhammadiyah Sumut untuk menjadi tuan rumah Muktamar yang bermartabat dan progresif.

“Ngapain muktamar di Medan kalau tidak lebih hebat dari sebelumnya? Muktamar harus jadi momentum sejarah baru, seperti Kongres Muhammadiyah tahun 1938 yang pertama kali mengusung kata ‘Indonesia’,” tegasnya.

Turut hadir dalam acara, Ketua PWA Sumut Dr Nur Rahmah Amini MAg, PDM dan PDA se-Kota Medan, rektor Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, rektor Universitas Muhammadiyah Asahan, ketua Sekolah Tinggi Ilmu Agama Sibolga dan undangan lainnya. (dmp/han)

Editor : Johan Panjaitan
#Silaturahim #aisyiyah #umsu #muhammadiyah