Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Lakukan Pendataan Resmi, USU Peduli Sivitas Akademika Korban Banjir

Redaksi • Minggu, 30 November 2025 | 20:20 WIB
Rektor USU Prof Muryanto Amin (Dokumen Humas USU).
Rektor USU Prof Muryanto Amin (Dokumen Humas USU).

MEDAN-Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Medan meninggalkan dampak serius bagi masyarakat, termasuk sivitas akademika Universitas Sumatera Utara (USU).

Merespons kondisi tersebut, Minggu (30/11), Rektor USU Prof Muryanto Amin meminta Direktorat Prestasi Mahasiswa dan Hubungan Kealumnian USU memulai pendataan resmi, untuk memberikan bantuan bagi dosen, tenaga kependidikan (tendik), serta mahasiswa yang terdampak.

Dalam pengumuman yang disampaikan kepada seluruh sivitas akademika, USU menguraikan tiga kategori tingkat kerugian yang menjadi acuan pendataan. Yakni pertama, korban dengan kerugian ringan. Korban yang mengalami gangguan hidup, tapi tidak kehilangan aset yang membuat fungsi hidupnya lumpuh. Meliputi rumah rusak ringan (atap bocor, dinding sebagian rusak); perabot rusak kecil; kerusakan lahan pertanian yang masih dapat dipulihkan tanpa biaya besar; dan kehilangan pendapatan sementara (misalnya tidak bisa bekerja satu hingga tiga hari).

Kedua, korban dengan kerugian sedang. Gelombang kerugian mulai menggoyang kestabilan hidup, tapi belum sampai meruntuhkan seluruh tumpuan. Yang mencakup rumah rusak sedang (struktur tidak roboh, tapi tidak layak huni); kerusakan aset produktif: mesin UMKM, kios, ternak kecil, sarana transportasi ringan; lahan pertanian/perikanan rusak signifikan; dan kehilangan pendapatan harian/pekanan dalam jangka menengah.

Ketiga, korban dengan kerugian berat. Ini kategori kritis—kerusakan menghantam pusat kehidupan. Seperti rumah rusak berat atau roboh total; hilangnya aset produktif utama (warung, bengkel, alat usaha besar, ternak besar); kerusakan total sawah/kebun/kolam yang menjadi sumber utama nafkah; korban luka berat, disabilitas, atau kematian dalam keluarga; serta hilangnya identitas, dokumen penting, tabungan, dan cadangan pangan.

USU mengimbau seluruh dosen, tendik, dan mahasiswa yang terdampak untuk mengisi formulir pendataan melalui tautan https://tinyurl.com/USUPeduliSesama. Data yang terkumpul akan menjadi dasar penyaluran bantuan dan dukungan lanjutan.

Upaya ini menjadi bagian dari komitmen USU untuk memastikan setiap anggota sivitas akademika memperoleh perhatian dan dukungan di tengah situasi bencana. (rel/saz)

Editor : Redaksi
#usu