Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Benfica vs Real Madrid, Mourinho: "Mereka Raja yang Terluka dan akan berbahaya"

Johan Panjaitan • Selasa, 17 Februari 2026 | 14:00 WIB
Jose Mourinho. (notjustok)
Jose Mourinho. (notjustok)

Sumutpos.jawapos.com-Pertarungan panas kembali tersaji di panggung UEFA Champions League ketika Benfica bersiap menghadapi Real Madrid dalam duel leg pertama babak play-off. Namun kali ini, atmosfernya jauh lebih emosional dan sarat gengsi.

Pelatih Benfica, Jose Mourinho, melontarkan peringatan tajam menjelang laga di Estádio da Luz. Ia menyebut Madrid sebagai “raja yang terluka”—dan menurutnya, kondisi itu justru membuat raksasa Spanyol tersebut semakin berbahaya.

Kemenangan mengejutkan Benfica 4–2 atas Madrid di fase grup sebelumnya bukan sekadar hasil besar. Itu menjadi pukulan telak bagi klub yang identik dengan dominasi Eropa. Kekalahan itu memaksa Madrid melewati jalur play-off, sesuatu yang jarang mereka alami.

“Raja yang terluka selalu berbahaya,” tegas Mourinho. “Kami akan bermain dengan kepala dingin, ambisi, dan kepercayaan diri. Kami tahu siapa mereka, dan kami tahu apa yang pernah kami lakukan kepada mereka.”

Meski sukses mencuri kemenangan sebelumnya, Mourinho tetap realistis. Ia mengakui Real Madrid masih menjadi favorit utama. Untuk kembali membuat kejutan, timnya harus tampil mendekati sempurna.

“Saya tidak bilang butuh keajaiban. Tapi kami harus berada di level maksimal. Hampir sempurna,” katanya.

Bagi Mourinho, duel ini bukan sekadar pertandingan. Ini adalah pertemuan emosional dengan mantan klub yang pernah ia bawa meraih kejayaan. Leg kedua nanti bahkan akan dimainkan di Estadio Santiago Bernabeu, stadion yang menyimpan banyak kenangan dalam kariernya.

Benfica sendiri datang dengan modal kepercayaan diri tinggi. Mereka masih mengandalkan ketangguhan bek veteran Nicolás Otamendi serta ketajaman penyerang Vangelis Pavlidis untuk membongkar pertahanan Madrid.

Di tengah padatnya jadwal, Benfica juga harus menjaga fokus di kompetisi domestik sebelum menghadapi AVS Futebol SAD. Namun sorotan utama jelas tertuju pada bentrokan kontra Madrid—laga yang bisa menjadi penentu musim.

Mourinho menutup dengan nada penuh keyakinan namun tetap menghormati lawan.
“Real Madrid adalah sejarah, ambisi, dan pengetahuan. Mereka raksasa. Tapi sepak bola punya keajaiban sendiri. Dan kami percaya, kami bisa menang lagi.”(jpc/han)

Editor : Johan Panjaitan
#real madrid #benfica #Joe Mourinho