Korban MBG Minta Kompensasi, Ketua DPRD Karo Desak BGN Segera Bertindak

KARO, Sumutpos.jawapos.com– Desakan agar pemerintah memberikan perhatian serius kepada para korban kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo kembali menguat.
Ketua DPRD Kabupaten Karo, Iriani Tarigan, meminta Badan Gizi Nasional (BGN) memenuhi aspirasi masyarakat, khususnya para orang tua siswa yang terdampak kasus keracunan MBG.
Desakan itu disampaikan Iriani saat membawa hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama masyarakat dan orang tua korban dalam pertemuan dengan BGN Pusat di Jakarta, Senin (14/9).
Iriani menegaskan, kedatangan delegasi DPRD Karo yang turut didampingi anggota DPR RI tersebut bukan untuk mencari panggung maupun pencitraan. Mereka datang membawa langsung keluhan dan aspirasi masyarakat yang terdampak persoalan MBG.
“Pada prinsipnya, kami datang bukan untuk mencari panggung atau pencitraan. Kami membawa aspirasi dan jeritan hati masyarakat Kabupaten Karo, khususnya orang tua dan pelajar yang menjadi korban,” tegas Iriani.
Salah satu tuntutan utama yang disampaikan dalam pertemuan tersebut adalah pemberian kompensasi atau bantuan khusus bagi para korban.
Menurut Iriani, dampak kasus keracunan tidak berhenti pada persoalan kesehatan. Anak-anak yang menjadi korban juga menghadapi tekanan psikologis, sementara sebagian di antaranya harus menjalani perawatan berulang hingga keluar-masuk rumah sakit.
Kondisi tersebut turut membebani keluarga korban secara ekonomi. Terlebih, sebagian besar orang tua siswa yang terdampak menggantungkan penghasilan sebagai petani dan buruh tani.
“Ini murni aspirasi masyarakat dan harus menjadi perhatian khusus BGN Pusat. Para korban mengalami dampak yang tidak sedikit, baik dari sisi kesehatan, psikologis maupun ekonomi keluarga,” ujarnya.
Evaluasi Tata Kelola MBG
Aspirasi DPRD Karo tersebut diperkuat anggota DPR RI, Drs. Rapidin Simbolon, MM, yang ikut mendampingi delegasi dalam pertemuan dengan BGN.



