Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Pemkab Labuhanbatu Dukung Pelestarian Budaya Karo di HUT ke-38 Persadaan Merga Silima

Johan Panjaitan • Minggu, 9 November 2025 | 14:35 WIB
Wabup  Labuhanbatu (tengah) menari karo saat menghadiri peringatan HUT ke-38 Persadaan Merga Silima Labuhanbatu (Fajar/ Sumut Pos)
Wabup Labuhanbatu (tengah) menari karo saat menghadiri peringatan HUT ke-38 Persadaan Merga Silima Labuhanbatu (Fajar/ Sumut Pos)

LABUHANBATU, Sumutpos.jawapos.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu terus menegaskan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya serta memperkuat semangat kebersamaan antar-etnis di daerah.

Komitmen tersebut tampak dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-38 Persadaan Merga Silima Labuhanbatu, yang digelar di Gedung Serbaguna Kompleks Rumah Dinas Bupati, Jalan WR. Supratman, Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara, Sabtu (8/11) malam.

Acara berlangsung meriah dan penuh keakraban, dihadiri oleh unsur Forkopimda Labuhanbatu, Staf Ahli Bupati, sejumlah Kepala OPD, Ketua FKUB, para ketua etnis budaya, serta tamu undangan lainnya.

Mewakili Bupati Labuhanbatu Maya Hasmita, Wakil Bupati Jamri menyampaikan apresiasi kepada Ketua Persadaan Merga Silima Labuhanbatu dan panitia pelaksana atas terselenggaranya kegiatan yang mencerminkan semangat kebersamaan dan kekeluargaan antarwarga.

“Masyarakat Labuhanbatu terdiri dari beragam etnis yang menjadi kekayaan budaya daerah. Untuk itu, saya mengajak kita semua agar terus mengedepankan persatuan dan kesatuan dalam keberagaman, serta bersama-sama membangun Labuhanbatu yang Cerdas Bersinar,” ujar Wabup.

Jamri juga menekankan pentingnya kontribusi nyata masyarakat dalam kehidupan sosial.

“Kontribusi kecil namun nyata jauh lebih berarti daripada sekadar wacana. Mari kita mulai dari hal sederhana — menjauhi narkoba, tidak kecanduan gawai, serta menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan,” pesannya.

Lebih lanjut, Wabup menyampaikan bahwa Pemkab Labuhanbatu terus berkomitmen mewujudkan visi dan misi pembangunan daerah tahun 2025–2029 dengan fokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di berbagai bidang prioritas, seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan kesejahteraan sosial.

Ia juga berharap agar masyarakat etnis Karo yang tergabung dalam Persadaan Merga Silima dapat terus menjaga dan melestarikan budaya Karo, mempererat persaudaraan, serta berperan aktif dalam mendukung program pembangunan daerah.

“Selamat ulang tahun ke-38 Persadaan Merga Silima. Semoga terus menjadi wadah pemersatu dan pelestari budaya Karo di Labuhanbatu,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Persadaan Merga Silima Labuhanbatu, Mukhtar Pinem, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Pemkab Labuhanbatu terhadap kegiatan etnis Karo.

“Kami ingin menunjukkan bahwa meskipun berada di perantauan, kami tetap mencintai dan melestarikan budaya. Terima kasih atas dukungan Pemkab yang selalu memperhatikan setiap etnis,” katanya.

Mukhtar juga mengajak masyarakat Karo untuk mendukung visi Labuhanbatu Cerdas Bersinar: Membangun Desa, Menata Kota, serta ikut menjaga kondusivitas daerah dan taat membayar pajak demi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sebagai informasi, Merga Silima merupakan lima marga induk dalam suku Karo, yakni Ginting, Karo-karo, Perangin-angin, Sembiring, dan Tarigan. Kata merga berarti garis keturunan laki-laki dalam sistem patrilineal masyarakat Karo, sedangkan silima berarti lima — yang menjadi dasar identitas sosial dalam komunitas Karo.

Editor : Johan Panjaitan
#hut #pelestarian budaya #Pemkab labuhanbatu #merga silima #komitmen