Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Polda Sumut Kerahkan Personel Bantu Korban Bencana di Sibolga dan Sekitarnya

Juli Rambe • Rabu, 26 November 2025 | 13:00 WIB
BENCANA: Personel Polda Sumut yang diberangkatkan ke daerah bencana yang ada di Sumut.
BENCANA: Personel Polda Sumut yang diberangkatkan ke daerah bencana yang ada di Sumut.

 

MEDAN, SUMUT POS- Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) mengerahkan personel untuk membantu korban bencana di Sibolga dan sekitarnya, sejak Selasa (25/11) malam.

Upaya ini terus ditingkatkan seiring bertambahnya titik terdampak dan korban. Hingga saat ini, tercatat 20 kejadian bencana meliputi tanah longsor, banjir, serta pohon tumbang yang melanda enam kabupaten/kota. Banyak keluarga terdampak yang harus mengungsi akibat kerusakan rumah serta tertutupnya akses jalan utama.

Dengan situasi yang terus berkembang, Polri memperluas operasi kemanusiaan melalui penambahan personel dan teknologi pendukung di lapangan.

Selain pengerahan personel Brimob, Samapta, serta Tim Dokkes, Polda Sumut juga turut mengirimkan kekuatan dari Bidang Teknologi Informasi (Bid TIK) untuk memperkuat komunikasi, pemantauan, dan pendataan di wilayah terdampak.

Sebanyak delapan personel Bid TIK Polda Sumut diberangkatkan untuk memperkuat Tim Tanggap Bencana di wilayah Sibolga dan sekitarnya. Mereka membawa perlengkapan teknologi tinggi untuk memastikan komunikasi darurat berjalan stabil di tengah kondisi medan yang terputus.

Personel Bid TIK yang diberangkatkan, yakni Ipda Danu sebagai ketua tim (Katim), Briptu Haris (Tim Starlink), Briptu Rizki Candra (Tim Drone), Bripda Kamaluddin (Alkom), Bripda Hamid (Operator Komob), Bripda Aldy (Alkom), Bripda Juniarta (Tim Drone), PNS Kornelius (Ahli Mobile Repeater).

Adapun, peralatan pendukung yang dibawa untuk operasi kemanusiaan, yaitu 50 unit HT Harris untuk komunikasi seluruh personel SAR di lapangan, dua unit mobil repeater untuk memperkuat jaringan radio komunikasi di lokasi bencana, 1 unit mobil Komob sebagai fasilitas komunikasi satelit, 1 unit drone udara untuk pemantauan titik longsor, jalur tertutup, dan pencarian korban, serta 1 unit perangkat Starlink guna memastikan akses internet tetap tersedia di lokasi pengungsian dan posko darurat

Tim Bid TIK diberangkatkan bersama pasukan Samapta dan Brimob yang juga ditugaskan untuk memperkuat evakuasi warga, membuka akses jalan terbatas, serta mendukung pencarian korban hilang.

Langkah ini menjadi bagian dari penguatan Polda Sumut di malam hari, setelah sebelumnya mengerahkan 1 SST Samapta, 2 Tim Dokkes, serta mempersiapkan penambahan 2 SST Samapta yang akan diberangkatkan pada Rabu (26/11) pagi untuk memperluas jangkauan operasi.

Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto melalui Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan menegaskan, bahwa penguatan dari Bid TIK menjadi unsur penting dalam percepatan penanganan bencana.

"Keberadaan alat komunikasi dan teknologi pemantauan dari Bid TIK sangat krusial dalam operasi kemanusiaan ini. Dengan jaringan yang stabil dan data lapangan yang akurat, proses evakuasi dan pencarian dapat dilakukan lebih cepat dan terarah. Polda Sumut memastikan seluruh sumber daya dikerahkan semaksimal mungkin demi keselamatan warga," katanya, Rabu (26/11).

Ia juga mengingatkan warga, untuk tetap waspada mengingat potensi hujan lebat masih tinggi. 

"Polri akan terus memperbarui informasi dan memastikan pelayanan kemanusiaan berjalan optimal hingga situasi benar-benar pulih," ujarnya. (dwi/ram)

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Juli Rambe
#Longsor di Sumut #banjir di sumut #korban bencana