BINJAI, Sumutpos.jawapos.com- Pemerintah Kota Binjai menggelar apel gabungan, Senin (23/2/2026). Sekretaris Daerah Binjai, Chairin Simanjuntak bertindak sebagai pembina apel dalam kesempatan tersebut.
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Ketapangtan) Kota Binjai bertindak sebagai pelaksana yang diikuti jajaran pejabat eselon II, III dan IV. Dalam kesempatan ini, Sekda Chairin menyatakan, ketahanan pangan dan pertanian merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan daerah.
"Ketahanan pangan dan pertanian merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan daerah. Ketersediaan, keterjangkauan, keamanan, dan kualitas pangan harus menjadi perhatian bersama," serunya.
Ia menekankan agar Dinas Ketapangtan Kota Binjai terus meningkatkan kinerja di berbagai sektor. Khususnya pertanian, perikanan, dan peternakan, guna mengoptimalkan hasil serta mendukung kesejahteraan masyarakat.
Dinas Ketapangtan juga telah menyalurkan bantuan presiden berupa beras sebanyak 120.060 kilogram dan gula sebanyak 32.016 kilogram kepada 8.004 kepala keluarga penerima manfaat. Seluruh bantuan itu telah disalurkan pada Januari 2026.
"Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras dalam proses pendataan, distribusi, serta pengawasan penyaluran bantuan sehingga dapat berjalan lancar, tepat waktu, dan tepat sasaran. Hal tersebut menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah yang responsif dalam membantu masyarakat terdampak bencana," katanya.
Selain fokus pada distribusi bantuan pangan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Binjai juga secara konsisten melaksanakan langkah preventif serta edukatif terkait bahaya penyakit rabies. Vaksinasi rabies rutin dilakukan setiap tahun terhadap anjing, kucing, dan kera peliharaan masyarakat.
Sekda menambahkan, selama sepuluh tahun terakhir tidak terdapat kasus positif rabies baik pada hewan maupun manusia di Kota Binjai. "Capaian ini merupakan hasil kerja keras dan komitmen bersama yang harus terus kita pertahankan," serunya.
Menjelang bulan suci Ramadan dan hari besar keagamaan nasional, Dinas Ketapangtan juga telah melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Asrama 121 Kebun Lada, Jum'at (13/2/2026). GPM ini rencananya akan dilaksanakan lagi pada awal Maret 2026 dan jelang Hari Raya Idul Adha.
Ini bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah meningkatnya permintaan masyarakat. Kepada seluruh ASN dan Non ASN, Chairin mengimbau untuk menjaga disiplin kerja dan jangan berada di luar kantor saat jam kerja.
"Saya mengimbau seluruh jajaran ASN dan Non-ASN agar tidak berada di luar kawasan OPD masing-masing pada saat jam kerja. Disiplin adalah bagian dari tanggung jawab kita sebagai pelayan masyarakat," serunya.
Kepada kantor pelayanan publik, juga diminta untuk disiplin. "Pada pukul 08.00 WIB kantor harus sudah beroperasi dan seluruh pegawai diharapkan telah berada di tempat tugasnya, sehingga tidak ada lagi kondisi kantor belum aktif atau belum dihadiri pegawai pada jam tersebut," tukasnya. (ted/han)
Editor : Johan Panjaitan