Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Masjid Ramah Pemudik: Tujuh Titik Singgah Gratis di Tebing Tinggi Hadirkan Kenyamanan dan Keteduhan

Johan Panjaitan • Selasa, 17 Maret 2026 | 21:55 WIB

Khairuddin Noor Hasibuan bersama BKM masjid Taqwa di kelurahan Sri padang, yang berada di jalan gatot subroto(17/3/2026) (Azan Purba /Sumut Pos)
Khairuddin Noor Hasibuan bersama BKM masjid Taqwa di kelurahan Sri padang, yang berada di jalan gatot subroto(17/3/2026) (Azan Purba /Sumut Pos)

TEBING TINGGI, Sumutpos.jawapos.com-Di tengah padatnya arus mudik Lebaran 1447 Hijriah, Kota Tebing Tinggi menghadirkan oase ketenangan bagi para musafir. Sebanyak tujuh masjid disiapkan sebagai Masjid Ramah Pemudik, bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga ruang singgah gratis yang menjunjung kenyamanan dan kemanusiaan.

Program ini mulai dijalankan sejak Selasa (17/03/2026), ditandai dengan pemasangan spanduk di sejumlah masjid strategis. Ketujuh masjid tersebut meliputi Masjid Agung, Masjid Taqwa, Masjid Assalam Tambangan, Masjid Muttawin di Jalan Dr. Nurdin, Masjid Syuhada di Jalan G. Subroto, serta Masjid Al-Hidayah di Bajenis, dekat lapangan bola.

Baca Juga: Seribu Senyum Lebaran: AAIBS dan Ayah Yatim Indonesia Ajak Anak Yatim Belanja Penuh Martabat

Lebih dari sekadar simbol, masjid-masjid ini difungsikan sebagai tempat beristirahat yang terbuka bagi siapa saja. Para pemudik dapat singgah kapan pun, melepas lelah di perjalanan panjang menuju kampung halaman, tanpa dipungut biaya.

Fasilitas yang disediakan pun dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata di lapangan. Mulai dari ruang ibadah yang bersih dan tenang, area istirahat, air minum gratis, hingga takjil bagi pemudik yang menjalankan ibadah puasa. Beberapa masjid juga dilengkapi kamar mandi yang terjaga kebersihannya serta ruang menyusui, menghadirkan rasa aman bagi keluarga yang membawa anak kecil.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tebing Tinggi, Muhammad David Saragih, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud nyata pelayanan kepada masyarakat sekaligus upaya menghidupkan fungsi sosial masjid.

Baca Juga: DPW FSPMI Sumut Beri Bantuan Idul Fitri kepada 30 Orang Pengurus dan Pejuang Buruh Korban PHK

“Masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang yang ramah dan terbuka bagi para musafir,” ujarnya.

Senada, Kasubbag Tata Usaha, Khairuddin Noor Hasibuan, menyebutkan bahwa koordinasi telah dilakukan bersama pengurus masjid untuk memastikan seluruh fasilitas dapat dimanfaatkan secara optimal. Ia juga mengimbau para pemudik untuk ikut menjaga kebersihan dan ketertiban selama singgah.

Di tengah dinamika mudik yang kerap melelahkan, kehadiran Masjid Ramah Pemudik di Tebing Tinggi menjadi penanda bahwa perjalanan pulang tak harus selalu penuh penat. Ada ruang-ruang teduh yang disiapkan dengan niat tulus—tempat di mana lelah beristirahat, dan perjalanan kembali dilanjutkan dengan hati yang lebih lapang.(mag-3/han)

Editor : Johan Panjaitan
#gratis #lebaran #Masjid ramah pemudik