MEDAN, SUMUTPOS.CO - Bank Mandiri terus berkomitmen mendorong pelestarian budaya lokal sekaligus meridukung inklusi keuangan di Indonesia. Salah satunya di Huta Siallagan, cagar budaya suku Batak Toba yang menjadi magnet pariwisata di Pulau Samosir, Danau Toba, Sumatera Utara (Sumut) sebagai kawasan yang penuh dengan nilai-nilai tradisi dan sejarah, Huta Siallagan kini bertransformasi menjadi destinasi pariwisata modern lewat kolaborası masyarakat bersama Bank Mandiri.
Deputi RCEO Bank Mandiri Region 1/Sumatera I, Syafrın Aminullah T menyampaikan, upaya ini thusing tidak hanya fokus pada aspek pelestarian budaya tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat.
"Kami ingin memastikan tradisi lokal yang kaya ini dapat terus diwariskan, sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi masyarakat setempat melalui digitalisasi," ujar Syafrin di Samosir, Sumut, Senin (18/11).
Lebih lanjut, ia mengungkapkan, penerapan digitalisasi di Huta Siallagan diawali dengan sistem pengelolaan tiket masuk yang kini sepenuhnya mengadopsi pembayaran non-tunai melalui QRIS, kartu debit, dan kartu kredit. Inovasi ini mempermudah proses transaksi sekaligus menghadirkan transparansi vang lebih baik dalam pengelolaan keuangan di kawasan Huta Siallagan.
Selain itu, sambungnya, tercatat sebanyak 61 pelaku usaha mikro yang bergerak di sektor kerajinan, suvenir, dan kain Ulos di Huta Siallagan telah memperoleh pelatihan serta pembinaan dari Bank Mandiri Khususnya mengenai produk dan layanan keuangan digital seperti QRIS, rekening penampung hingga sarana dan prasarana usaha
"Edukasi penggunaan aplikası digital juga dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan para pelaku usaha dapat mengoptimalkan layanan ini. Hasilnya, omset pelaku usaha mikro di kawasan Ini meningkat hingga empat kali lipat," ungkapnya.
Selain QRIS, tambah Syafrin, Bank Mandiri juga menyediakan mesin EDC bagi pedagang dengan volume transaksi tinggi. "Inisiatif ini membuat pelaku usaha semakin aktif menggunakan rekeningnya, membuka peluang mereka untuk mendapatkan akses Kredit Usaha Mikro (KUM) dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Adapun saat ini, lebih dan Rp3,5 miliar telah disalurkan kepada 18 pelaku usaha di kawasan Huta Siallagan," tandasnya. (dwi/han)
Editor : Redaksi