Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Organda Sumut Siapkan 30.000 Kursi dan Ramcheck Armada Jelang Lonjakan Penumpang Idul Fitri 1447 H

Juli Rambe • Jumat, 6 Maret 2026 | 01:00 WIB

Ketua Organda Sumut, Haposan Sialagan. (Dok: istimewa)
Ketua Organda Sumut, Haposan Sialagan. (Dok: istimewa)

 

MEDAN, SUMUT POS- Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Sumatera Utara, Haposan Sialagan, memastikan kesiapan angkutan darat dalam menghadapi potensi lonjakan penumpang menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Sejumlah langkah antisipatif telah disiapkan, mulai dari pengecekan armada hingga pemeriksaan kesehatan dan tes narkoba bagi para pengemudi.

Menurut Haposan, momentum libur panjang Idul Fitri yang diperkirakan berlangsung selama sepekan berpotensi meningkatkan mobilitas masyarakat, khususnya untuk perjalanan antar kota dan antar provinsi.

Meski demikian, ia menilai lonjakan penumpang belum tentu signifikan apabila berkaca pada periode Natal dan Tahun Baru sebelumnya.

“Kita tetap mengantisipasi adanya peningkatan jumlah penumpang. Namun kalau melihat pengalaman saat Natal dan Tahun Baru kemarin, lonjakannya tidak terlalu menonjol. Faktor kondisi ekonomi juga bisa memengaruhi pergerakan masyarakat,” ujar Haposan saat memberikan keterangannya kepada Sumut Pos, Kamis (5/3/2026).

Sebagai langkah awal, Organda Sumut mengimbau seluruh perusahaan angkutan dan pengemudi untuk melakukan pengecekan rutin terhadap kondisi kendaraan. Pemeriksaan tersebut meliputi aspek teknis seperti rem, lampu, ban, hingga kelengkapan administrasi kendaraan.

Selain itu, bersama Dinas Perhubungan, Organda juga telah menjadwalkan kegiatan ramp check (ramcheck) atau uji kelayakan kendaraan. Pemeriksaan ini tidak hanya menyasar kondisi fisik armada, tetapi juga kondisi pengemudi.

“Bersama Dinas Perhubungan, kami akan melaksanakan ramcheck. Di dalamnya juga ada tes urin dan tes narkoba bagi para pengemudi. Ini penting untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan penumpang selama perjalanan mudik,” tegasnya.

Dari sisi kapasitas, Haposan menyebutkan bahwa ketersediaan armada angkutan darat di Sumatera Utara dalam kondisi aman. Secara keseluruhan, tersedia sekitar 30.000 kursi untuk berbagai jenis layanan transportasi darat.

Armada tersebut mencakup angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP), angkutan perdesaan atau mobil penumpang umum (MPU), angkutan pemadu moda, angkutan kota (angkot), hingga angkutan kota pedesaan (angkris).

“Ketersediaan armada kita aman. Sekitar 30.000 kursi sudah siap melayani masyarakat, baik untuk AKAP, AKDP, MPU, pemadu moda, angkot maupun angkutan pedesaan. Tidak ada kendala berarti dari sisi kesiapan kendaraan,” jelasnya.

Meski belum dapat memastikan besaran lonjakan penumpang, Organda Sumut tetap menyiagakan armada dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik.

Haposan menegaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam pelayanan angkutan Lebaran tahun ini. Ia berharap seluruh operator dan pengemudi mematuhi standar keselamatan serta menjaga kondisi fisik selama bertugas.

“Kami mengimbau seluruh pengemudi untuk menjaga kesehatan dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima. Keselamatan penumpang adalah yang utama,” pungkasnya. (san/ram)

 

Editor : Juli Rambe
#Organda Sumut #Mudik 2026 #Persiapan mudik 2026