SUMUTPOS.JAWAPOS.COM - Sumber penghasilan bisa diperoleh dari samping rumah. Salah satunya dengan membudidaya ikan lele dan sayur kankung dalam satu wadah.
Membudidaya lele tidak harus punya lahan luas dengan kolam ikan yang besar. Bahkan lele bisa dibudidayakan didalam ember atau dalam drum yang telah tidak terpakai lagi.
Tidak hanya ikan lele, dalam drum tersebut bisa turut dipadukan dengan sayur kangkung. Ibarat sekali mengayuh dua pulau terlampaui, maka sambil menunggu panen lele Anda sudah lebih dahulu memanen sayur kankung.
Sayur kangkung mudah tumbuh dimana pun sekalipun didalam air. Maka ia bisa disatukan sambil membudidaya lele.
Dilansir dari kanal Youtube Sukses Pedia inilah cara membudidya lele yang dipadukan dengan kangkung hidroponik dalam drum, kelebihan dan kekurangan yang dialami peternak.
Budidaya lele dalam drum plastik merupakan contoh kolam portable yang sangat praktis dan mudah tidak begitu membutuhkan biaya banyak.
Budidaya lele seperti ini sangat cocok dilakukan oleh pemula. Bahan yang dibutuhkan adalah drum plastik sekitar 200 liter yang dijual sekitar 300-an perbuahnya. Drum ini mudah didapat, umumnya tersedia di toko bangunan.
Langkah pertama, persiapkan terlebih dahulu kolam untuk ikan lele.
Masukan terlebih dahuluu tanah dengan campuran pupuk kandang sebanyak 0,5 – 1 kg air, dan diamkan selama kurang lebih 2 minggu sampai muncul jentik-jentik.
Hal ini bertujuan untuk menghilangkan zat kimia yang ada dalam drum.
Setelah 2 miggu lamanya menunggu, langkah selanjutnya yaitu memasukan air tawar seperti air sumur, air hujan, atau air sungaipun bisa ke dalam drum tersebut.
Selanjutnya, masukan bibit-bibit ikan lele sebanyak 200 – 250 ekor dalam setiap
Jika ada bibit lele yang mati maka hal ini wajar karena ikan sedang menyesuaikan diri dengan lingkungannya.
Jika bibit-bibit tersebut ada yang mati, segeralah buang dan jangan di biarkan lama dalam drum tersebut.
Pada tahap ini pilih juga pakan pelet ikan yang sesuai dengan ukuran ikan. Jika lele masih kecil, maka pakannya juga harus yang terkencil.
Segera buang bangkai ikan lele yang telah mati karena bangkai lele akan meracuni air hingga lele yang tadinya sehat malah jadi sakit.
1. Cara menebar bibit lele dalam drum
Usai menyiapkan air bersih, endapkan setidaknya selama 3 hari, barulah lele dimasukkan ke dalam drum.
Kamu bisa memilih jenis lele sangkuring atau lele dumbo.
Setelah kita siapkan kolam dari drum plastik, langkah berikutnya yang harus anda lakukan yaitu menebar bibit ikan lele.
Namun sebelum itu, siapka terlebih dahulu air siap pakai untuk tempat keberlangsungan ikan lele.
Ada beberapa jenis bibit lele yang bisa anda siapkan yaitu lele sangkuriang, lele dumbo, dan lele piton.
2. Mempersiapka Air dalam Drum
Dalam mempersiapkan kolam dari drum plastik ini sebetulnya sama percis dengan persiapan ternak lele dalam kolam terpal.
Drum plastik di isi dengan air ½ atau ¾ dari ketinggian drum tersebut. Untuk menumbuhkan mikroorganisme atau biota air yang baik diisikan dalam drum 1 – 2 miggu sebelumnya.
3. Dosis Pupuk Kandang
Jika menginginkan hasil budidaya lele yang baik, maka anda bisa menggunakan rendaman kotoran kambing yang telah di keringkan.
Untuk dosisnya airnya sendiri yaitu 1000 liter air ( 1m x 1m x 1m ) lalu di beri rendaman pupuk kandang sebanyak 1 Kg.
Untuk ukuran kolam dengan sekala 1m x 1mm x 1m harus diisi dengan 50 cm dalam ketinggiannya, dan pupuk kandang sendiri harus tidak lebih dari ½ Kg.
4. Penebaran Benih
Waktu yang tepat untuk penebaran benih lele ini bisa di lakukan saat pagi hari atau sore hari.
Drum dengan ukuran 90 cm x 60 cm ini bisa di tebar dengan benih ikan lele sebanyak 200 ekor.
Jika dari 200 benih tersebut hidup semu, maka saat panen akan mendapatkan 20 Kg kurang lebih ikan lele.
5. Pemberian Pakan
Cara untuk memberikan pakan ini wajib anda ketahui, karena seperti yang ketahui bahwa pakan ini merupakan salah satu faktor agar ternak lele tersebut sukses.
Ada dua cara yang bisa anda lakukan untuk memberikan pakan lele. Pelet apung atau pelet tenggelam.
Ada beberapa hal yang harus anda lakukann dalam hal budidaya ikan lele dengan menggunakan drum plastik, antara lain :
Harus menjaga kualitas air, karena jika air terlalu kotor maka akan menumbuhkan jamur, sehingga akan membunuh lele tersebut.
Dalam hal memberikan pakan lele tidak boleh sampai kekurangan dan tidak boleh sampai kelebihan juga.
Memanfaatkan drum plastik ini lebih baik jika di bandingkan dengan drum besi, karena sisa karat pada besi akan membunuh lele tersebut.
Kelebihan Ternak Lele dalam Drum
Hemat
Salah satu keunggulan ternak lele dalam drum plastik ini yaitu hemat tempat.
Ketika tempat menjadi keterbatasan, maka solusinya yaitu dengan menggunakan kolam terpal ataupun drum plastik seperti ini.
Selain itu, menggunakan drum plastik ini juga dapat menghemat waktu yang jika di bandingkan dengan menggunakan kolam tanah yang harus menggali hingga membutuhkan waktu beberapa hari, dan belum lagi peralatan yang lainnya.
Mudah Panen
Menggunakan kolam drum plastik juga bermanfaat untuk memudahkan kita saat panen.
Karena cukup dengan menyurutkan air dalam drum, plastik yang sudah di pasang dalam drum ini tinggal di angkat, maka lele akan mudah di angkatnya.
Kekurangan Menggunakan Kolam Drum Plastik
Harus Menjaga Kualitas Air
Saat kualitas air rendah atau tidak baik, maka akan menimbulkan banyak kematian pada lele.
Rasio Kematian lebih Tinggi
Beberapa peternak lele yang menggunakan drum plastik ini menyatakan mudah mati.
Terlebih saat lele sudah menginjak usia 2 bulan, banyak lele yang mengapung mati.
Dalam hal ini tentunya di sebabkan karena tingkat oksigen yang kurang.
Untuk itu, benih lele yang harus di tebar dalam drum plastik ini yaitu maksimal 200 ekor.
Budidaya atau ternak lele dengan menggunakan drum plastik sebagai kolam ini menjadikan sebuah usaha yang terbuka untuk semua kalangan, baik pesesaan maupun di perkotaan.
Karena seperti kita ketahui, besarnya masyarakat dengan minatnya mengkonsumsi ikan berkumis ini menjadkan salah satu peluang usaha yang dapat meraup untung cukup tinggi.
Bagi anda pemula yang ingin beteraknak atau usaha ikan lele ini alangkah baiknya anda menanyakan langsung pada pelaku usaha ternak lele yang sudah berpengalaman. (sit)
Editor : Redaksi