Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

250 Miliarder dari 30 Negara Siap Beramal, Dominasi Gates–Buffett Mulai Meredup

Johan Panjaitan • Rabu, 12 November 2025 | 11:00 WIB

ILUSTRASI: Lebih dari 250 miliarder bergabung The Giving Pledge. (FREEPIK)
ILUSTRASI: Lebih dari 250 miliarder bergabung The Giving Pledge. (FREEPIK)

Sumutpos.jawapos.com-Lebih dari 250 miliarder dari 30 negara menyatakan komitmen mereka untuk menyumbangkan sebagian besar kekayaan guna kegiatan amal melalui program The Giving Pledge. Inisiatif yang digagas oleh Bill Gates dan Warren Buffett pada tahun 2010 itu sempat menjadi tonggak bersejarah dalam gerakan filantropi global.

Namun, kini dominasi dua ikon dermawan dunia itu mulai meredup. Kebijakan pajak baru di Amerika Serikat yang mengenakan tarif 10 persen untuk yayasan dengan aset di atas USD 5 miliar disebut melemahkan beberapa lembaga besar, seperti Bill & Melinda Gates Foundation, Ford Foundation, dan Open Society Foundations.

Di tengah kondisi tersebut, muncul generasi baru dermawan dengan pendekatan yang lebih fleksibel dan inovatif. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah MacKenzie Scott, mantan istri pendiri Amazon Jeff Bezos.

Scott dikenal sebagai pelopor model donasi tanpa syarat, yang memberi keleluasaan bagi organisasi sosial menentukan sendiri prioritas penggunaan dana. Hanya dalam beberapa bulan terakhir, ia telah menyalurkan lebih dari USD 200 juta ke berbagai universitas dan lembaga nirlaba di seluruh Amerika Serikat.

Pergerakan filantropi global kini tampak semakin dinamis, dengan munculnya wajah-wajah baru yang menekankan keadilan sosial, transparansi, dan efektivitas bantuan langsung. Meski dominasi nama besar seperti Gates dan Buffett mulai menurun, semangat memberi di kalangan miliarder dunia justru menunjukkan tanda-tanda kebangkitan baru.(jpg/han)

Editor : Johan Panjaitan
#dermawan #kekayaan #kegiatan amal #miliarder