Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Teliti Sebelum Membeli, Berikut 7 Ciri-Ciri Membedakan Telur Dalam Kondisi Baik dan Busuk

Redaksi • Sabtu, 23 Agustus 2025 | 19:00 WIB
Ciri-ciri telur baik dan busuk, pixabay.com
Ciri-ciri telur baik dan busuk, pixabay.com

SUMUTPOS.JAWAPOS.COM - Pernah tidak punya pengalaman membeli telur namun begitu digunakan telurnya telah berbau busuk

Pasti hal seperti itu sangat bikin kesal. Selain karena merasa rugi, telur busuk juga membuat sekelilingnya ikut menularkan bau.

Maka tidak salah untuk berhati-hati saat membeli telur. Agar tidak kecolongan sebelum membeli telur, perhatikan 7 ciri ciri telur yang masih baik atau yang sudah busuk dalam tips berikut ini, dikutip dari beberapa sumber.

1. Aroma

Telur yang kualitasnya buruk memiliki aroma yang cukup khas, baik itu dalam keadaan mentah ataupun dimasak.

Jika kamu tidak bisa memastikan tanda telur busuk ini saat telur masih utuh, cobalah pecahkan cangkangnya dan tuangkan isi telur ke dalam mangkuk bersih dan hirup aromanya.

Apabila baunya busuk atau tidak sedap, segera buang telur dan cuci mangkuk dengan air hangat dan sabun sebelum kembali digunakan.

Kalau baunya normal atau tidak ada bau sama sekali, itu bisa menjadi ciri-ciri telur yang baik dan aman dikonsumsi.

2. Cangkang pecah

Cara kedua yang menjadi ciri-ciri telur busuk adalah cangkangnya yang telah retak.

Cara mengetahui telur busuk selanjutnya adalah memperhatikan bagian cangkangnya.

Jika cangkangnya retak, berlendir, dan seperti ada bubuk pada permukaannya, itu bisa mengindikasikan bahwa telur tidak bisa dimakan.

Alasannya, cangkang yang retak dan berlendir dapat menandakan keberadaan bakteri, sedangkan bubuk di cangkang bisa menunjukkan pertumbuhan jamur.

Baca Juga: Satreskrim Polsek Kampung Rakyat Tangkap Pelaku Pencurian Sepeda Motor

3. Berubah warna

Telur busuk juga menunjukkan hal yang tak biasa, yaitu perubahan warna pada putih telur.

Perubahan warna dari bagian putih dan kuning yang dimiliki telur juga bisa menjadi indikator dari busuk atau tidaknya telur. Hal ini perlu diperhatikan.

Untuk mempraktikkan cara membedakan telur busuk dan segar ini, kamu perlu memecahkan cangkang telur dan menuangkan isinya ke dalam mangkuk atau piring putih.

Kalau ada warna merah muda atau warna lain pada bagian putih dan kuning telur, itu bisa mengindikasikan pertumbuhan bakteri.

Lagi-lagi, sebelum menggunakan mangkuk atau piring yang telah kamu pakai untuk menuangkan telur busuk, kamu perlu membersihkannya dengan air hangat dan sabun, ya.

4. Bunyi ketika digoyang

Ini adalah hal yang paling mudah untuk membedakan telur baik dan telur busuk.

Telur yang baik adalah tidak mengeluarkan suara ketika digoyangkan atau diguncangkan. Maka dari itu, cobalah genggam telur dan goyangkan di dekat telingamu.

Jika kamu mendengar suara dari dalam cangkang, itu bisa menandakan ciri-ciri telur busuk. Bunyi tersebut berasal dari bagian kuning telur yang usianya sudah tua dan berair.

5. Simpan telur di wadah yang dingin

Biasanya telur disimpan di rak terbuka di tempat didagangkan. Baik di pasar tradisional atau pasar modern.

Telur umumnya tiba di pasar atau swalayan dengan kendaraan yang dilengkapi tempat penyimpanan bersuhu tidak lebih dari 7 derajat Celcius.

Cara ini dinilai membantu mencegah penyakit dari makanan yang disebabkan bakteri Salmonella. Maka tidak salah menyimpan telur di lemari pendingin.

6. Periksa cangkang telur

Saat membeli telur periksa kebersihan cangkangnya. Telur yang kotor apalagi ada noda kotoran jangan diambil.

Pilih telur dengan kondisi cangkang yang masih utuh dan bersih.

7. Periksa tanggal kedaluwarsa

Kalau kamu membeli telur di swalayan, biasanya terdapat tanggal kedaluwarsa yang tertera pada kemasannya.

Cobalah pilih telur yang tanggal kedaluwarsanya masih lama agar kualitasnya masih terjaga. Setidaknya ini adalah salah satu cara menghindari mendapatkan telur busuk. (sit)

Editor : Redaksi
#busuk #telur