SUMUTPOS.JAWAPOS.COM - Di Indonesia pada umumnya sayuran kol atau kubis ditanam di dataran tinggi 100-200 meter di atas permukaan laut.
Namun di dataran rendah masih tetap memungkinkan menanam kubis, yang penting kebutuhan air yang cukup. Apalagi melakukan dengan cara hidroponik.
Dilansir dari Kanal Youtube Bin Gardening beginilah langkah langkah menanam kubis dari wadah plastik daur ulang.
Langkah pertama adalah menyiapkan media tanam. Bisa menggunakan gelas plastik bekas
Ambil 6 gelas plastik, dan serat bagian sisinya dengan pisau dalam posisi memanjang. Lakukan juga pada bagian bawahnya.
Masukkan di dalam gelas plastik tersebut Coco Peat hingga penuh dalam gelas plastik.
Lobangi dengan lidi ke dalam wadah yang telah diisi coco peat,masukkan benih. Setelah 25 hari benih mulai tumbuh berdaun 4.
Siapkan botol isi ulang yang lebih besar. Potong bagian mulutnya. Masukkan air, masukkan pupuk cair yang cocok untuk tanaman hidroponik dengan menggunakan jarum suntik.
Lakukan untuk seluruh media tanam. Masukkan tanaman kubis yang telah tumbuh dalam gelas plastik ke botol yang telah diberi lubang vertikal tadi.
Air akan menyerap melalui lubang tersebut hingga kumis tumbuh dan membersar.
Usia 47 hari kubis semakin berdaun lebat dan mekal menutupi botol.
Persiapkan kembali pupuk cair, masukkan ke dalam seember air. Beri pupuk hidroponik setengah tutup botol.
Masukkan pupuk ke dalam air dengan mengangkat tanaman kubis terlebih dahulu. Lakukan ke seluruh tanaman.
Usia 60 hari kubis makin tumbuh subur dan telah membentuk buah di tengahnya dan telah siap dipanen. Anda sudah bisa mengolahnya dengan beragam masakan, salah satunya capcay.
Namun sebelum kubis dimasak dicucui terlebih dahulu. Kubis yang telah dipanen dipotong dan sisakan akar.
Akar kubis masukkan kembali ke dalam wadah pot hidroponik agar tumbuh kembali. Dengan sekali tanam kubis bisa panen berkali-kali.
Kubis yang telah dipanen bisa untuk konsumsi sendiri, namun yang sisanya bisa dijual ke pasar atau tetangga. (sit)
Editor : Redaksi