Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Agar Istirahat Anda Tetap Berkualitas, 10 Makanan Ini Sebaiknya Dihindari Sebelum Tidur

Johan Panjaitan • Selasa, 27 Januari 2026 | 10:10 WIB
ILUSTRASI: Hindari 10 makanan ini agar istirahat Anda tetapberkualitas. (FREEPIK)
ILUSTRASI: Hindari 10 makanan ini agar istirahat Anda tetapberkualitas. (FREEPIK)

Sumutpos.jawapos.com-Tidur malam yang nyenyak bukan hanya ditentukan oleh jam tidur, tetapi juga oleh apa yang Anda konsumsi sebelum beranjak ke tempat tidur. Tanpa disadari, sejumlah makanan favorit justru dapat mengganggu pencernaan, memicu refluks asam, hingga merusak kualitas tidur.

Para ahli gizi dan medis sepakat, makanan tinggi lemak, gula, garam, atau zat perangsang dapat membuat tubuh tetap “terjaga” saat seharusnya beristirahat. Dilansir dari verywellhealt, berikut 10 makanan yang sebaiknya dihindari sebelum tidur, beserta alasannya.

1. Pizza

Saus tomat yang asam dan kandungan lemak tinggi pada pizza berpotensi memicu mulas dan refluks asam, terutama jika langsung berbaring setelah makan.

2. Es Krim

Tinggi gula dan lemak, es krim dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang mengganggu siklus tidur dan berkontribusi pada kenaikan berat badan.

3. Keripik

Kaya karbohidrat olahan dan natrium, keripik dapat memperburuk kualitas tidur serta meningkatkan risiko terbangun di malam hari.

4. Cabai Pedas

Kandungan capsaicin pada makanan pedas dapat meningkatkan suhu tubuh dan memicu gangguan pencernaan, sehingga menyulitkan tidur.

5. Buah Sitrus

Jeruk, lemon, dan grapefruit bersifat asam dan dapat memicu rasa panas di dada, terutama bagi penderita refluks asam.

6. Kacang-Kacangan

Meski sehat, kandungan serat tinggi pada kacang-kacangan dapat menyebabkan kembung jika dikonsumsi menjelang tidur.

7. Cokelat Hitam

Mengandung kafein dan teobromin yang merangsang sistem saraf pusat, membuat tubuh lebih sulit untuk rileks.

8. Buah Kering

Padat kalori dan tinggi gula alami, konsumsi berlebihan dapat mengganggu kemampuan untuk tertidur dan tetap tidur.

9. Burger

Tinggi lemak jenuh, burger dapat memperpendek fase tidur nyenyak dan meningkatkan risiko gangguan metabolik jika dikonsumsi rutin di malam hari.

10. Sereal Manis

Karbohidrat olahan dan gula tambahan dalam sereal manis dapat memicu lonjakan gula darah dan mengganggu ritme tidur alami.

Kualitas tidur tidak hanya ditentukan oleh kasur atau durasi istirahat, tetapi juga oleh keputusan kecil menjelang malam. Menghindari makanan yang salah dan memilih camilan yang tepat dapat membantu tubuh beristirahat lebih optimal dan bangun dengan rasa segar.(han)

Editor : Johan Panjaitan
#pencernaan #tidur #kualitas tidur #makanan