Sumutpos.jawapos.com-Tidur malam yang nyenyak bukan hanya ditentukan oleh jam tidur, tetapi juga oleh apa yang Anda konsumsi sebelum beranjak ke tempat tidur. Tanpa disadari, sejumlah makanan favorit justru dapat mengganggu pencernaan, memicu refluks asam, hingga merusak kualitas tidur.
Para ahli gizi dan medis sepakat, makanan tinggi lemak, gula, garam, atau zat perangsang dapat membuat tubuh tetap “terjaga” saat seharusnya beristirahat. Dilansir dari verywellhealt, berikut 10 makanan yang sebaiknya dihindari sebelum tidur, beserta alasannya.
1. Pizza
Saus tomat yang asam dan kandungan lemak tinggi pada pizza berpotensi memicu mulas dan refluks asam, terutama jika langsung berbaring setelah makan.
2. Es Krim
Tinggi gula dan lemak, es krim dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang mengganggu siklus tidur dan berkontribusi pada kenaikan berat badan.
3. Keripik
Kaya karbohidrat olahan dan natrium, keripik dapat memperburuk kualitas tidur serta meningkatkan risiko terbangun di malam hari.
4. Cabai Pedas
Kandungan capsaicin pada makanan pedas dapat meningkatkan suhu tubuh dan memicu gangguan pencernaan, sehingga menyulitkan tidur.
5. Buah Sitrus
Jeruk, lemon, dan grapefruit bersifat asam dan dapat memicu rasa panas di dada, terutama bagi penderita refluks asam.
6. Kacang-Kacangan
Meski sehat, kandungan serat tinggi pada kacang-kacangan dapat menyebabkan kembung jika dikonsumsi menjelang tidur.
7. Cokelat Hitam
Mengandung kafein dan teobromin yang merangsang sistem saraf pusat, membuat tubuh lebih sulit untuk rileks.
8. Buah Kering
Padat kalori dan tinggi gula alami, konsumsi berlebihan dapat mengganggu kemampuan untuk tertidur dan tetap tidur.
9. Burger
Tinggi lemak jenuh, burger dapat memperpendek fase tidur nyenyak dan meningkatkan risiko gangguan metabolik jika dikonsumsi rutin di malam hari.
10. Sereal Manis
Karbohidrat olahan dan gula tambahan dalam sereal manis dapat memicu lonjakan gula darah dan mengganggu ritme tidur alami.
Kualitas tidur tidak hanya ditentukan oleh kasur atau durasi istirahat, tetapi juga oleh keputusan kecil menjelang malam. Menghindari makanan yang salah dan memilih camilan yang tepat dapat membantu tubuh beristirahat lebih optimal dan bangun dengan rasa segar.(han)
Editor : Johan Panjaitan