sumutpps.jawapos.com - Sebagian orang melawan stres pada dirinya dengan memakan dan meminum sesuatu. Efek tenang sesaatlah yang dicari.
Nyatanya, di balik sensasi lega yang sementara itu, beberapa jenis makanan dan minuman justru bisa memperburuk stres dalam jangka panjang.
Melansir Healthians, Senin (11/5/2026), menurut sejumlah ahli gizi, makanan tertentu dapat memicu peradangan, mengganggu keseimbangan hormon, dan menguras nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk mengatur suasana hati.
Baca Juga: Sudah 15 Hari Mengendap, Korban Vandalisme di Palas Pertanyakan Keseriusan Polisi
Nh, akibatnya, bukan hanya tubuh yang merasa lelah, tapi pikiran pun ikut tertekan alias stres makin meningkat.
Berikut makanan dan minuman yang diam-diam bisa meningkatkan kadar stres:
1. Makanan gorengan
Makanan yang digoreng cenderung tinggi lemak jenuh dan garam.
Selain menambah risiko penyakit jantung, pola makan tinggi gorengan juga membuat tubuh terasa berat dan mudah lelah, sehingga memperparah stres.
Daripada digoreng, cobalah memasak dengan cara lain seperti memanggang, menumis ringan, atau mengukus.
2. Daging Olahan
Sosis, ham, bacon, dan daging olahan lainnya kerap mengandung pengawet serta sodium dalam jumlah tinggi.
Zat-zat tersebut dapat mengganggu keseimbangan energi dan memperburuk ketegangan tubuh.
Baca Juga: Bupati Deliserdang Disorot, Rental Mobil Listrik Rp378 Juta Dinilai Pemborosan Anggaran
Beberapa penelitian menemukan hubungan antara konsumsi daging olahan dan meningkatnya tingkat stres.
3. Tepung putih
Tepung putih atau maida, yang banyak digunakan pada roti, kue, dan makanan olahan, termasuk sumber karbohidrat "kosong".
Proses pengolahannya menghilangkan serat dan nutrisi penting, membuatnya cepat berubah menjadi gula darah setelah dikonsumsi.
Lonjakan gula darah ini memicu fluktuasi energi dan suasana hati, yang bisa memperparah kecemasan.
Baca Juga: Bupati Deliserdang Disorot, Rental Mobil Listrik Rp378 Juta Dinilai Pemborosan Anggaran
Konsumsi rutin tepung putih juga dikaitkan dengan tekanan darah tinggi, kenaikan berat badan, dan perubahan mood.
4. Garam
Tubuh memang membutuhkan natrium dalam jumlah kecil, namun asupan berlebih bisa berdampak negatif.
Terlalu banyak garam dapat menyebabkan retensi cairan, tekanan darah tinggi, hingga meningkatkan kadar hormon stres.
Agar asupan garam tak berlebihan, perhatikan label makanan kemasan dan pilih produk rendah natrium.
5. Gula
Gula memang memberikan sensasi bahagia sesaat, tapi efeknya cepat berlalu.
Baca Juga: WNA Kontak Erat Korban Hantavirus Dipantau Ketat di Jakarta
Asupan gula berlebih, termasuk dari minuman manis, sereal kemasan, atau saus siap pakai, dapat memicu lonjakan hormon kortisol, hormon utama penyebab stres.
6. Kafein
Secangkir kopi di pagi hari memang bisa membantu fokus, tapi terlalu banyak kafein justru meningkatkan kadar kortisol.
Akibatnya, detak jantung meningkat, tekanan darah naik, dan muncul rasa gelisah berlebihan.
Baca Juga: Pemkab Labura Jadikan Kades Garda Terdepan Pemberantasan Narkoba
Konsumsi berlebih juga bisa mengganggu tidur dan membuat tubuh lelah keesokan harinya.
Batasi konsumsi kafein maksimal dua cangkir per hari, dan hindari minuman berenergi atau kopi manis yang tinggi gula.
7. Alkohol
Bagi sebagian orang, segelas minuman beralkohol terasa seperti cara melepas penat.
Namun, alkohol adalah depresan yang justru menurunkan kadar serotonin, hormon yang berperan dalam menjaga suasana hati tetap positif.
Konsumsi berlebih bisa memperburuk kecemasan dan mengacaukan pola tidur. (lin)
Deskripsi:
Tagar:
######GayaHidupSehat #MakananPenyebabStres #Kortisol #KesehatanTubuh #InfoKesehatan #SumutPos #Jawapos
Teksfoto: