Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Ragam Kelebihan Jalan Kaki Dibanding Lari: Ini Bukan Soal Kompetitif

Redaksi • Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:00 WIB
ilustrasi, jalan kaki cenderung memiliki kelebihan dibanding olahraga ringan seperti lari. (pexels.com)
ilustrasi, jalan kaki cenderung memiliki kelebihan dibanding olahraga ringan seperti lari. (pexels.com)

 

sumutpos.jawapos.com - Jangan malu ketika hanya jalan kaki saat berolahraga sore sementara orang lain berlari atau jogging.

Pasalnya, meski terkesan sepele bahkan dianggap malas, jalan laki nyatanya punya kelebihan dari olahraga lari yang belangan makin tren.

Melansir Eating Well, Jumat (26/6/2026), jalan kaki pun merupakan olahraga dengan dampak lebih rendah dan mudah diakses bagi mereka yang mungkin tidak mampu melakukan aktivitas fisik intensitas tinggi.

Nah, berikut beberapa kelebihan jalan kaki dibandingkan lari yang jadi pertimbangan banyak orang:

1. Lebih ramah bagi sendi
Perbedaan paling terlihat antara jalan kaki dan lari terletak pada dampaknya terhadap sendi. 

Saat berlari, setiap langkah memberi tekanan hingga hampir tiga kali berat badan pada lutut dan pergelangan kaki. 

Baca Juga: DLHK Sumut Tinjau 13 Lokasi Tambang di Deliserdang dan Sergai, Pastikan Kepatuhan terhadap Aturan Lingkungan

Benturan berulang inilah yang kerap memicu nyeri lutut, shin splints, hingga cedera tendon.

Sebaliknya, jalan kaki memberikan manfaat pergerakan tanpa tekanan berlebihan. 

Aktivitas ini dinilai lebih aman bagi orang dengan masalah lutut, radang sendi, berat badan berlebih, lansia, maupun mereka yang sedang memulai kembali olahraga setelah cedera.

Jalan kaki tetap membantu memperkuat otot dan tulang, namun dengan risiko yang lebih minimal.

2. Lebih konsisten
Lari memang efisien membakar kalori, tetapi tidak semua orang mampu menjalaninya secara konsisten. 

Rasa lelah berlebihan, nyeri otot, hingga tekanan mental sering membuat rutinitas lari terhenti di tengah jalan.

Baca Juga: Ini Nama 14 PJU Polda Sumut yang Dimutasi

Berbeda dengan lari, jalan kaki lebih fleksibel dan mudah dilakukan ke dalam aktivitas harian. 

Bisa dilakukan sebelum sarapan, setelah makan malam, atau di sela jam kerja saat istirahat. 

Karena tidak terasa terlalu berat, jalan kaki cenderung minim hambatan. 

Konsistensi inilah yang membuat dampaknya justru lebih terasa dalam jangka panjang.

3. Lebih menenangkan 
Lari dan jogging memicu respons tubuh seperti detak jantung meningkat, napas memendek, dan fokus pada performa. 

Bagi sebagian orang, hal itu menyenangkan. Namun, bagi mereka yang mengalami stres, kecemasan, atau kelelahan mental, intensitas tersebut justru bisa menambah beban.

Baca Juga: Jangan Takut Hitam! Ini Ragam Manfaat Sinar Matahari bagi Kesehatan: Dimulai dari Meringankan Depresi

Jalan kaki menawarkan efek sebaliknya. Aktivitas ini bersifat ritmis dan menenangkan, terutama jika dilakukan di ruang terbuka hijau. 

Banyak terapis bahkan merekomendasikan sesi 'walk and talk' karena berjalan dapat membantu menurunkan ketegangan sistem saraf dan memperbaiki suasana hati secara alami.

4. Lebih bersahabat 
Lari membakar kalori lebih cepat, tetapi sering kali diikuti rasa lapar berlebih setelahnya. Tak sedikit pelari yang justru makan lebih banyak setelah olahraga.

Jalan kaki menjaga pembakaran energi tetap stabil tanpa terlalu merangsang nafsu makan. 

Aktivitas ini membantu mengontrol gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin, terutama jika dilakukan setelah makan. 

Baca Juga: Kasat Reskrim dan 2 Kapolsek Disertijabkan Kapolresta Deli Serdang 

Oleh karena itu, jalan kaki kerap direkomendasikan bagi penderita diabetes tipe 2, PCOS, atau mereka yang memiliki gangguan hormonal.

5. Lebih inklusif
Tidak semua orang memiliki kapasitas paru, stamina, atau kondisi jantung yang memungkinkan untuk berlari. 

Anak-anak, lansia, penderita asma, orang dalam masa pemulihan, hingga mereka yang lama menjalani gaya hidup sedentari seringkali kesulitan memulai olahraga lari.

Jalan kaki jauh lebih inklusif. Tidak memerlukan peralatan khusus, teknik rumit, atau tempat tertentu.

Kecepatannya pun bisa disesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Inilah yang membuat jalan kaki terasa lebih ramah dan tidak mengintimidasi dibanding lari.(lin)

Editor : Redaksi
#kesehatan #Olahraga Sehat #Gaya Hidup Sehat #jalan kaki #fitness