Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Sebaiknya Dihindari, Ini Risiko Minum Kopi Usai Telan Obat bagi Penyembuhan

Redaksi • Rabu, 1 Juli 2026 | 19:02 WIB
Ilustrasi, minum kopi usai menelan obat tidak selalu disarankan. (pexels.com)
Ilustrasi, minum kopi usai menelan obat tidak selalu disarankan. (pexels.com)

 

sumutpos.jawapos.com - Kadang, bagi pecinta kopi, minum cairan hitam itu bukanlah masalah besar usai menelan obat. Padahal, hal itu ada risikonya.

Secara medis, mencampur kopi dan obat dalam waktu yang berdekatan pun tidak selalu disarankan.

Melansir Medical News Today, Rabu (1/7/2026), kandungan kafein dalam kopi memiliki sifat aktif yang dapat berinteraksi dengan bahan kimia dalam obat.

Ini yang berpotensi mengubah efektivitas pengobatan hingga memicu efek samping yang tidak diinginkan.

Baca Juga: Awas Kelebihan Cairan! Ini Kelompok Orang yang Rawan jika Overhidrasi

Untuk meminimalkan risiko interaksi negatif, para ahli kesehatan sangat menyarankan pemberian jeda waktu. 

Secara umum, jarak aman yang disarankan adalah sekitar 1 hingga 2 jam setelah mengonsumsi obat sebelum diperbolehkan meminum kopi.

Jeda waktu ini sangat krusial agar tubuh memiliki kesempatan untuk memproses dan menyerap zat aktif obat secara optimal tanpa intervensi dari efek kafein.

Pun beberapa kategori obat memerlukan kewaspadaan ekstra terkait konsumsi kopi, di antaranya obat lambung (Antasida), Obat tekanan darah dan saraf, serta suplemen nutrisi.

Baca Juga: Tembus Rp7,08T, Laba Bersih PTPN IV PalmCo Melonjak 90,3 Persen pada 2025

Kendati jarak 1-2 jam menjadi aturan umum, perlu diingat bahwa setiap obat memiliki karakteristik kimiawi yang unik. 

Faktor usia, metabolisme individu, dan jenis penyakit juga turut menentukan seberapa besar dampak kopi terhadap pengobatan.

Oleh karena itu, sangat disarankan untuk selalu membaca label pada kemasan obat atau berkonsultasi langsung dengan dokter maupun apoteker.

Berikut sejumlah risiko utama interaksi kopi dan obat:

1. Menghambat Penyerapan
Penelitian menunjukkan bahwa kafein dapat mengurangi kemampuan saluran pencernaan dalam menyerap zat aktif tertentu. 

Baca Juga: Tembakan Roket Tewaskan Warga Saat Tawuran, Pemuda Belawan Dituntut 10 Tahun Penjara

Akibatnya, dosis obat yang masuk ke aliran darah menjadi tidak maksimal. Contohnya terjadi pada obat osteoporosis dan suplemen zat besi.

2. Mengubah Efek Obat
Beberapa jenis obat seperti antidepresan atau antibiotik dapat mengalami perubahan reaksi. 

Cara kerja obat tersebut bisa menjadi lebih kuat dari seharusnya atau justru menjadi lebih lemah sehingga pengobatan tidak efektif.

3. Memicu Efek Samping Ganda
Mengonsumsi kopi saat minum obat tertentu dapat memperparah respons tubuh, seperti jantung berdebar lebih kencang, rasa gelisah yang berlebihan, hingga gangguan tidur atau insomnia. (lin)

Editor : Redaksi
#kesehatan #Interaksi Obat #obat #kopi #kafein