Jangan Asal Pakai Sunscreen! Ini 5 Kesalahan yang Membuat Kulit Tetap Rusak

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 22:00 WIB
 ilustrasi, kulit kering kerap dialami banyak orang, jangan sepele karena kondisi bisa berarti penyakit tertentu. (freepik.com)
ilustrasi, kulit kering kerap dialami banyak orang, jangan sepele karena kondisi bisa berarti penyakit tertentu. (freepik.com)

 

Sumutpos.jawapos.com-Menggunakan tabir surya atau sunscreen sudah menjadi bagian penting dari rutinitas perawatan kulit. Namun, banyak orang masih mengalami kulit terbakar matahari meski merasa sudah menggunakannya dengan benar.

Faktanya, bukan hanya jenis tabir surya yang menentukan tingkat perlindungan kulit, tetapi juga cara pemakaiannya. Kesalahan kecil yang sering dianggap sepele justru dapat mengurangi efektivitas sunscreen dalam melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet (UV).

Dilansir dari Daily Express, berikut lima kesalahan yang paling sering dilakukan saat menggunakan tabir surya.

1. Mengoleskan Sunscreen Terlalu Terlambat

Banyak orang baru mengoleskan tabir surya setelah tiba di pantai, kolam renang, atau lokasi tujuan. Padahal, kebiasaan ini membuat perlindungan kulit tidak bekerja secara optimal.

Baca Juga: Evakuasi KMP Mutiara Sentosa 2 Terus Berlangsung, 218 Penumpang Selamat dan 4 Meninggal Dunia

Pakar kesehatan dari NHS (National Health Service) Inggris menyarankan metode aplikasi ganda (double application). Lapisan pertama sebaiknya dioleskan sekitar 30 menit sebelum keluar rumah agar produk memiliki waktu untuk menyerap ke kulit.

Sesaat sebelum beraktivitas di luar ruangan, aplikasikan kembali lapisan kedua untuk memastikan seluruh permukaan kulit terlindungi secara merata.

Selain itu, pilihlah tabir surya dengan SPF minimal 30 untuk perlindungan terhadap sinar UVB dan memiliki rating UVA bintang 4 atau 5.

2. Tidak Mengoleskan Ulang Setelah Berenang

Label "water resistant" atau tahan air bukan berarti tabir surya akan terus bekerja tanpa perlu diaplikasikan kembali.

Setelah berenang di laut, kolam renang, atau bermain air, lapisan pelindung pada kulit tetap bisa berkurang.

Air juga memberikan sensasi dingin yang membuat kulit terasa nyaman sehingga tanda-tanda awal kulit terbakar sering tidak disadari. Selain itu, permukaan air mampu memantulkan sinar UV sehingga paparan terhadap kulit menjadi lebih tinggi.

Baca Juga: Polres Batu Bara Serentak Gelar Program Minggu Kasih, Salurkan Sembako dan Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat

Karena itu, tabir surya perlu dioleskan kembali setiap selesai berenang, setelah mengeringkan tubuh dengan handuk, maupun setelah berkeringat banyak.

3. Terlalu Jarang Mengaplikasikan Ulang

Menggunakan sunscreen sekali pada pagi hari tidak cukup untuk melindungi kulit sepanjang hari.

Paparan sinar matahari, angin, keringat, dan minyak alami kulit secara perlahan akan mengurangi efektivitas lapisan pelindung tersebut.

Para ahli menyarankan untuk mengoleskan ulang tabir surya setiap dua jam, terutama jika beraktivitas di bawah sinar matahari langsung.

Pastikan pula menggunakan jumlah produk sesuai anjuran produsen agar perlindungan yang diberikan sesuai dengan nilai SPF yang tertera pada kemasan.

4. Menggunakan Sunscreen yang Sudah Kedaluwarsa

Masih menyimpan sisa tabir surya dari musim liburan tahun lalu? Sebaiknya periksa kembali sebelum digunakan.

Seiring waktu, kandungan aktif dalam tabir surya dapat mengalami perubahan sehingga kemampuan melindungi kulit dari sinar UV ikut menurun.

Baca Juga: SiLPA Rp30,7 Miliar Disorot, Anggaran Langganan Koran dan Majalah Dinas Perkimtan Deli Serdang Dipertanyakan

Perhatikan simbol PAO (Period After Opening) pada kemasan, yang biasanya bergambar wadah terbuka dengan angka diikuti huruf M, misalnya 12M. Angka tersebut menunjukkan berapa lama produk masih efektif setelah pertama kali dibuka.

Jika masa tersebut telah terlewati, sebaiknya gunakan produk baru agar perlindungan kulit tetap optimal.

5. Mengandalkan Sunscreen Saja

Tabir surya bukanlah perlindungan yang mampu menangkal 100 persen dampak buruk sinar matahari.

Karena itu, penggunaan sunscreen sebaiknya dibarengi dengan langkah perlindungan lainnya, terutama saat indeks UV sedang tinggi, biasanya antara pukul 11.00 hingga 15.00.

Usahakan mencari tempat teduh ketika berada di luar ruangan dalam waktu lama. Kenakan pakaian berlengan panjang berbahan rapat namun nyaman, topi bertepi lebar untuk melindungi wajah, leher, dan telinga, serta kacamata hitam yang mampu menyaring sinar UV.

Perlindungan Kulit Dimulai dari Kebiasaan yang Benar

Menggunakan tabir surya secara rutin merupakan salah satu cara paling efektif untuk membantu melindungi kulit dari sengatan matahari, penuaan dini, hingga menurunkan risiko kerusakan kulit akibat paparan sinar UV.

Namun, manfaat tersebut hanya bisa diperoleh jika produk digunakan dengan cara yang tepat, dalam jumlah yang cukup, dan diulang sesuai kebutuhan. Dengan menghindari lima kesalahan sederhana ini, perlindungan kulit saat beraktivitas di luar ruangan dapat menjadi jauh lebih maksimal. (net/han)

Editor : Johan Panjaitan
tabir surya efektif perawatan kulit Kesalahan