sumutpos.jawapos.com - Masalah waktu untuk olahraga lari adalah pilihan. Mau sore atau pagi itu tergantuk masing-masing pribadi.
Yang jelas, lari pada pagi atau sore sama-sama bermanfaat, tetapi punya keunggulan yang berbeda.
Melansir Mayo Clinic, Jumat (28/8/2026), perbedaan manfaat lari pagi dan lari sore umumnya berkaitan dengan ritme sirkadian tubuh, suhu tubuh, hormon, metabolisme, hingga tujuan olahraga masing-masing orang.
Baca Juga: Diduga karena Sengketa Lahan, Satu Keluarga Bentrok di Dairi
Berikut beberapa manfaat lari pagi:
1. Lebih mudah jadi kebiasaan
Lari pagi sering lebih mudah dijadikan rutinitas karena dilakukan sebelum aktivitas harian dimulai.
Pada pagi hari, risiko olahraga batal karena pekerjaan, rapat, atau agenda mendadak biasanya lebih kecil.
Baca Juga: Inara Rusli Kembali Ganti Nama, Kini Jadi Inayah
2. Bisa membantu kualitas tidur
Olahraga pagi dapat membantu tubuh menyesuaikan ritme sirkadian atau jam biologis tubuh.
Apalagi jika dilakukan di luar ruangan dan terkena cahaya matahari, tubuh bisa lebih mudah membedakan waktu aktif dan waktu istirahat.
3. Berpotensi membantu pembakaran lemak
Lari pagi, terutama sebelum sarapan, sering dikaitkan dengan pembakaran lemak yang lebih tinggi.
Menukil studi yang dipublikasikan dalam jurnal PLOS One, olahraga sebelum sarapan ditemukan dapat meningkatkan oksidasi lemak selama 24 jam.
Baca Juga: Kopi Marancar Menembus Singapura, Ekonomi Warga Tumbuh Bersama Kelestarian Hutan
Dalam studi tersebut, pembakaran lemak tercatat sekitar 519±37 kilokalori per hari pada kelompok yang berolahraga sebelum sarapan, dibandingkan 400±41 kilokalori per hari pada kondisi tanpa olahraga.
4. Membantu mood dan fokus seharian
Saat berlari, tubuh melepaskan zat kimia otak yang berkaitan dengan rasa nyaman, seperti endorfin.
Karena itu, sebagian orang merasa lebih segar, fokus, dan punya energi lebih stabil setelah lari pagi.
Berikut beberapa manfaatlari sore:
1. Performa tubuh biasanya lebih optimal
Lari sore punya keunggulan dari sisi performa. Saat sore hingga awal malam, suhu tubuh cenderung lebih tinggi dan otot sudah lebih siap karena tubuh telah bergerak sepanjang hari.
Kemampuan olahraga pada sebagian orang dapat mencapai puncaknya pada sore hingga awal malam, termasuk dari sisi fungsi otot, kekuatan, dan daya tahan.
2. Cocok untuk latihan lebih intens
Sore hari tubuh sudah lebih siap, lari sore sering terasa lebih nyaman untuk latihan cepat atau intens, seperti tempo run, interval, atau latihan kecepatan.
Studi ilmiah dalam jurnal Scientific Reports menjelaskan, performa latihan intensitas tinggi dapat dipengaruhi waktu dalam sehari, termasuk suhu tubuh, hormon, suasana hati, dan sistem sirkadian otot.
3. Membantu melepas stres setelah kerja
Bagi pekerja, lari sore bisa menjadi cara untuk melepas ketegangan setelah seharian beraktivitas.
Aktivitas fisik membantu pikiran lebih jernih sekaligus memberi jeda sebelum masuk ke waktu istirahat malam.
4. Efisiensi energi bisa lebih baik
Tubuh dapat bekerja lebih efisien saat olahraga dilakukan pada sore atau malam hari.
Hal ini bisa menjelaskan alasan sebagian orang merasa lari sore lebih ringan meski jarak dan intensitasnya sama.(lin)
Editor : Redaksi