Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Kasus Oknum ASN Aniaya Anak Tiri, Dinas P3AKB Sumut: Meski Damai, Pemeriksaan Tetap Dilanjutkan

Redaksi Sumutpos.co • Kamis, 13 Februari 2025 | 16:35 WIB
Kepala Dinas P3AKB Sumut, Sri Suriani Purnamasari.
Kepala Dinas P3AKB Sumut, Sri Suriani Purnamasari.

MEDAN, SUMUTPOS.CO - Kasus penaniayaan anak tiri yang dilakukan oleh oknum ASN Pemprov Sumut FDH (33) berujung damai, namun Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) Sumut tetap melanjutkan pemeriksaan terhadap oknum ASN tersebut.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas P3AKB Sumut, Sri Suriani Purnamasari saat dikonfirmasi Sumut Pos, Kamis (13/2/2025).

"Pemeriksan akan tetap dilanjutkan meskipun kedua belah pihak telah berdamai," ucapnya.

Suriani mengatakan, pelaku (FDS) sebagaimana yang yang dirinya lihat atas unggahan mantan suaminya di media sosial tidak mencerminkan seorang ASN yang mana ia bertugas di instansi yang menyangkut tentang perlindungan anak.

"Kemungkinan ada pelanggaran kode etik disitu, makanya harus kita ada pemeriksaan," ucapnya.

Dinas P3AKB Sumut sendiri telah memeriksa FDH dan hasilnya tetap belum bisa dipublis pemeriksaan akan terus dilakukan pada mantan suami pelaku Dede Siregar dan anak tiri pelaku sekaligus korban.

"Semalam seharusnya sudah ada pemeriksaan ya, namun mantan suami pelaku tidak hadir makanya nanti akan ada surat untuk pemanggilan kedua," ucapnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya dalam surat yang beredar dan video yang diposting oleh ayah korban Dede Siregar dalam unggahan di media sosial miliknya, Selasa (11/2/2025), sore.

Dede Siregar mengklarifikasi postingan dirinya yang memperlihatkan anaknya yang dalam kondisi luka akibat disiram oleh ibu tirinya FDH di Media Sosial Facebook.

"Dengan ini saya memaafkan mantan istri saya atas perbuatannya, dan sebelumnya telah dilakukan mediasi antara saya dan mantan istri saya, dan keputusan ini tidak ada paksaan dan tekanan dari pihak manapun" ucap Dede.

Dirinya juga mohon maaf dengan seluruh pihak yang telah dirinya libatkan.

"Saya juga mohon maaf karena telah melibatkan keluarga besar dan seluruh postingan yang saya muat telah saya hapus, dan apabila ada oknum yang menyebar gambar dari postingan saya bukan tanggung jawab saya," ucap Dede.(san/han)

Editor : Redaksi
#oknum asn aniaya anak tiri