Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Anak Bakar Ayah Kandung Gara-gara Tak Dipinjamkan Handphone

Redaksi Sumutpos.co • Jumat, 14 Februari 2025 | 17:00 WIB
DIRAWAT: Didampingi istrinya, Aswar  mendapat perawatan dengan luka bakar disekujur tubuhnya.
DIRAWAT: Didampingi istrinya, Aswar mendapat perawatan dengan luka bakar disekujur tubuhnya.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO - Gara-gara tak diberi pinjam handphone, Mhd. Alfian (25) tega membakar ayah kandungnya Aswar (49) di ruang tamu rumah mereka di
simpang Dobi, Lingkungan VII, Kelurahan Titipapan, Kecamatan Medan Deli. Akibatnya, korban mengalami luka bakar hingga 60 persen di tubuhnya.

Peristiwa itu terjadi Rabu (12/2/2025) siang. Menurut Jamila, istri Aswar, kejadian itu bermula saat mereka pulang jualan. Setiba di rumah, Alfian meminjam handphone ayahnya. Karena tak diberikan, Alfian mencak-mencak dan marah dan masuk ke kamar.

"Anak tiri saya bilang, nanti ada kejutan spesial untuk ayah sama ibu," ujar Jamila, ibu tiri Alfian saat ditemui di klinik tempat suaminya di rawat, Kamis (14/2/2025).

DIAMANKAN: Alfian usai diamankan di Polres Pelabuhan Belawan.
DIAMANKAN: Alfian usai diamankan di Polres Pelabuhan Belawan.

Namun tak lama kemudian, anak tirinya Alfian keluar kamar sembari menyiramkan bensin ke tubuh ayahnya, dan menyalakan mancis hingga Aswar terbakar.

Usai membakar ayah, Alfian pun langsung kabur. Sementara Jamila meminta tolong kepada tetangganya dan membawa suaminya berobat ke klinik.
"Kami belum pernah ngecek penyakit Alvian, apakah benar mengalami depresi atau tidak,"ujar Jamila.

Dikatakan Jamila, karena keterbatasan biaya, suaminya hanya dirawat di klinik.

"Karena tidak ada BPJS, ekonomi kami kurang mampu, terpaksa saya rawat suami saya ini di klinik. Karena dulu pernah urus BPJS, yang katanya bakal dikirim lewat Kantor pos, sampai saat ini tidak ada penjelasan,"pungkasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim AKP Riffi Noor Faizal, S.Tr.K., SIK, dalam keterangannya menjelaskan, tersangka berhasil ditangkap setelah mendapat informasi warga. Namun saat ditangkap, tersangka berusaha melakukan perlawanan dengan menyerang petugas.

"Saat akan diamankan, tersangka melakukan perlawanan yang mengancam keselamatan petugas, sehingga kami terpaksa melakukan tindakan tegas terukur untuk menghentikan aksi perlawanan tersangka,"ujarnya.

Saat ini, tersangka telah diamankan di Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polres Pelabuhan Belawan mengimbau masyarakat untuk terus melaporkan tindak kriminal yang terjadi di lingkungan sekitar demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama.(san/han)

Editor : Redaksi
#anak bakar ayah