MEDAN, Sumutpos.Jawapos.com-Bandara Abdul Haris Nasution yang berada Bukit Malintang, Mandailing Natal sudah beroperasi sejak 11 Januari 2025 kemarin. Hanya saja, penerbangan hanya dilakukan satu kali dalam seminggu dengan rute Bandara AH Nasution-Bandara KNIA dan KNIA-Bandara AH Nasution.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sumut, Agustinus Panjaitan kepada Sumut Pos, Senin (26/5/2025). Dikatakan Agustinus, sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Gubernur bahwa Pemprovsu akan mendorong adanya penerbangan perintis dan melayani sekali penerbangan dalam seminggu.
"Kita masih melakukan penerbangan perintis, sekali dalam seminggu yang dilakukan setiap hari Sabtu dengan menggunakan pesawat jenis Cassa 13 dari Maskapai Susi Air dengan kapasitas 12 penumpang," ucap Agustinus.
Terkait dengan struktur Bandara, Agustinus mengatakan, panjang bandara AH. Nasution memiliki Runway (landasan pacu) sepanjang 1.450 x 30, kemudian untuk Taxiway yang menghubungkan antara Runway ke Apron (tempat parkir pesawat) memiliki panjang 75 x 15 meter, dan Apron memiliki panjang 105 x 65 meter.
"Bandara ini juga punya gedung sisi daratnya, dengan luas sekitar 2.500 m persegi," ucapnya.
Bandara Abdul Haris Nasution hanya melayani penerbangan dari A.H Nasution ke Bandara Kuala Namu.
"Kita hanya melayani sekali dalam seminggu penerbangan ke Kualanamu, jadikan ini hanya domestik dengan waktu penerbangan dari Medan pada pukul 09.45 WIB, dan dari Bukit Malintang penerbangan pada pukul 11.00 WIB," ucapnya.(san/han)
Editor : Johan Panjaitan