MEDAN, Sumutpos.jawapos.com-Plt Dirut PUD Pasar Kota Medan, Imam Abdul Hadi, membantah keras sepinya aktivitas jual beli di Pasar Petisah dikarenakan pemasangan portal parkir di pasar tersebut.
Imam menegaskan, pemasangan portal parkir tidak ada kaitannya dengan menurunnya aktivitas jual beli di Pasar Petisah.
"Tidak ada kaitannya pemasangan portal parkir dengan penurunan jumlah pembeli di Pasar Petisah," ucap Imam Abdul Hadi kepada Sumut Pos, Jumat (18/7/2025).
Imam menyebutkan, sebelum pemasangan portal parkir, aktivitas jual beli di Pasar Petisah memang sudah menurun. Penurunan aktivitas jual beli tersebut terjadi sejak tahun 2020 atau ketika masa Pandemi Covid-19.
"Penurunan jumlah pembeli itu terjadi sejak masa pandemi. Namun walaupun saat ini masa pandemi sudah berakhir, tetapi kondisi aktivitas jual beli di Pasar Petisah belum kembali pulih seperti dulu," ujarnya.
Dikatakan Imam, Pandemi Covid-19 membuat pola belanja masyarakat berubah dari konvensional (offline) menuju digital (online). Hal ini pun memicu penurunan jumlah pengunjung di sejumlah pasar.
"Jadi sepinya pengunjung itu bukan hanya terjadi di Pasar Petisah saja, tetapi juga di pasar-pasar lainnya. Sementara, pasar-pasar yang lain banyak yang belum di pasang portal parkir. Artinya jelas, pasar yang belum di pasang portal parkir juga mengalami hal yang sama dengan Pasar Petisah. Dengan demikian, tidak ada kaitannya pemasangan portal parkir dengan sepinya pengunjung," katanya.
Sebaliknya, terang Imam, pemasangan portal parkir justru merupakan bentuk peningkatan pelayanan PUD Pasar Kota Medan kepada para pengunjung di Pasar Petisah, baik pedagang maupun pembeli.
"Justru portal parkir ini bentuk peningkatan pelayanan kita. Dengan adanya portal parkir, maka kendaraan yang parkir di Pasar Petisah menjadi lebih aman dan tertata," terangnya.
Sesuai arahan Wali Kota Medan, Rico Waas, PUD Pasar Kota Medan juga akan terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan pada seluruh pasar yang ada di Kota Medan. Hal ini dilakukan untuk kembali menghidupkan pasar-pasar yang ada di Kota Medan.
"Berbagai upaya akan kita lakukan kedepannya, termasuk dengan mencontoh pasar-pasar yang ada di luar Kota Medan. Misalnya dengan mencontoh pasar yang ada di Kota Bandung, dimana pasar-pasar yang ada disana benar-benar ditata semenarik mungkin sehingga bisa menjadi pusat ekonomi masyarakat," pungkasnya.(map/han)
Editor : Johan Panjaitan