Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

DPRD Sumut Desak Aparat Tegas Berantas Narkoba di 23 Zona Merah

Johan Panjaitan • Rabu, 15 Oktober 2025 | 14:20 WIB
Anggota Komisi A DPRD Sumut, Berkat Kurniawan Laoli. (ISTIMEWA/SUMUT POS)
Anggota Komisi A DPRD Sumut, Berkat Kurniawan Laoli. (ISTIMEWA/SUMUT POS)

MEDAN, Sumutpos.jawapos.com-Anggota Komisi A DPRD Sumatera Utara (Sumut), Berkat Kurniawan Laoli, mendesak aparat penegak hukum untuk memperkuat pengawasan dan menegakkan hukum secara tegas guna menekan maraknya peredaran narkoba di 23 titik zona merah di wilayah Sumut.

Politisi Partai NasDem itu menilai, lemahnya ketegasan aparat menjadi salah satu faktor utama masih tingginya angka penyalahgunaan narkoba di berbagai daerah di Sumatera Utara.

“Yang paling penting dalam upaya memberantas narkoba adalah ketegasan dan penegakan hukum. Selama ini hukuman terhadap pelaku masih terlalu ringan,” ujar Berkat saat dikonfirmasi, Selasa (14/10/2025).

Ia menegaskan, lemahnya pengawasan dari aparat seperti BNN, kepolisian, dan instansi terkait lainnya membuat sejumlah desa di Sumut tetap masuk dalam kategori rawan narkoba.

“Ini menunjukkan pengawasan kita masih lemah. Penegakan hukum belum berjalan maksimal karena masih banyak wilayah yang terpantau menjadi zona merah,” tegasnya.

Berkat meminta aparat penegak hukum untuk lebih proaktif dan tidak hanya bergerak setelah menerima laporan masyarakat. Ia menekankan pentingnya strategi yang jelas dan terukur untuk menurunkan angka penyalahgunaan narkoba.

“Harus ada target dan indikator keberhasilan yang nyata. Sumut sudah tujuh tahun termasuk provinsi dengan tingkat penyalahgunaan narkoba tertinggi di Indonesia. Artinya strategi pemberantasan belum efektif,” pungkasnya.

Ia juga mendorong sinergi lintas lembaga, termasuk BNN, kepolisian, dan pemerintah daerah, agar program pencegahan dan penegakan hukum dapat berjalan berimbang — tidak hanya menindak pelaku, tetapi juga menyentuh akar persoalan melalui edukasi dan rehabilitasi masyarakat.

Editor : Johan Panjaitan
#aparat penegak hukum #sumatera utara #narkoba #dprd sumut #zona merah