MEDAN, SUMUTPOS.JAWAPOS.COM - Hubungan harmoni antara India dan Indonesia telah terjalin sejak lama dan ditandai oleh kedekatan sejarah, budaya, dan ekonomi yang kuat. Kerja sama dan saling dukung saat perjuangan kemerdekaan telah menorehkan simbol kedekatan kedua negara dimana Presiden Pertama Indonesia, Sukarno, pernah menjadi tamu kehormatan perayaan Hari Republik pertama India pada tahun 1950.
Di bidang warisan budaya, terdapat pengaruh budaya India yang kental terhadap Indonesia, terutama pada masa lalu seperti pengaruh Hindu dan Buddha di masa kerajaan Sriwijaya dan Majapahit, dimana mulanya bangsa India datang ke Nusantara untuk berdagang. Demikian juga di pengaruh bahasa, banyak kata dalam bahasa Indonesia yang berasal dari bahasa Sansekerta, bahasa kuno dari India.
Hubungan historis tersebut menjadi landasan kuat bagi kedua negara untuk terus mempererat kerja sama di berbagai bidang. Hubungan ini terus diperkuat dengan adanya kesepakatan strategis, kerja sama di berbagai bidang seperti pertahanan, pariwisata, investasi, serta peran bersama dalam forum-forum internasional. Seperti G20, ASEAN dan sebagainya.
Saat ini, India merupakan mitra dagang dan ekonomi utama untuk Indonesia. Kemenko Perekonomian melalui laman ekon.go.id, merilis, India merupakan penyumbang Surplus Neraca Perdagangan kedua terbesar setelah Amerika Serikat.
Selama tiga tahun berturut-turut surplus perdagangan Indonesia dengan India berkisar antara USD13,5 miliar hingga USD14 miliar per tahun, yang didominasi oleh ekspor produk mineral, besi dan baja, serta CPO dan turunannya.
India menempati peringkat ke-4 untuk negara tujuan ekspor dan peringkat ke-9 untuk negara asal barang impor Indonesia pada tahun 2023. India merupakan sumber investasi PMA terbesar ke-14 di Indonesia dengan total investasi senilai USD275,4 juta pada tahun 2023. Investasi India mengalami peningkatan 2 kali lipat dari tahun 2022 senilai USD127,6 juta.
Salah satu yang berperan sebagai pilar utama dalam menjaga hubungan diplomatik antara kedua nagara ini adalah Kedutaan Besar India di Indonesia dan perwakilan Konsulat Jenderal India di beberapa wilayah.
Dengan berbagai layanan konsuler, promosi budaya, serta pengembangan kerja sama ekonomi dan pendidikan, kedutaan dan konsulat tersebut menjadi jembatan penting yang memperkuat ikatan antara India dan Indonesia.
Kedutaan Besar India di Indonesia aktif menggelar berbagai program termasuk yang ditujukan untuk penguatan Sumber Daya Manusia. Seperti program yang baru berjalan, “Voices of Tomorrow: Where Young Journalists Meet Editorial Wisdom.
Program ini diluncurkan dalam upaya memperkuat hubungan bilateral dan kerja sama media antara Indonesia dan India. Digelar Kedutaan Besar India di Jakarta bekerjasama dengan India News Desk.
Program ini membekali jurnalis muda Indonesia dengan wawasan, keterampilan, dan jejaring internasional dalam dunia jurnalistik modern, memahami konteks global, khususnya hubungan strategis Indonesia–India.
Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty dalam beberapa sesi bahkan berkesempatan memberi pencerahan dan motivasi kepada peserta pelatihan terhadap topik-topik yang disampaikan.
Di Sumatera Utara, Medan khususnya, Konsulat Jenderal India di Medan juga banyak menginisiasi berbagai program dan kegiatan guna memperluas hubungan dan kemitraan India dan Indonesia khususnya untuk Sumatera Utara dan Medan. Mulai dari kegiatan bisnis, pendidikan, budaya, pariwisata dan sebagainya.
Di bidang bisnis dan investasi, antara lain, Konsul Jenderal India di Medan, Ravi Shankar Goel, pada 13–14 Oktober 2025 lalu memfasilitasi kunjungan delegasi bisnis India dari Confederation of Indian Industry (CII) ke Medan.
Sejumlah pejabat pemerintah dari Sumatera, pengusaha dan perwakilan senior perusahaan-perusahaan terkemuka India bertemu dalam presentasi bisnis dan sesi jejaring interaktif yang memperkenalkan berbagai potensi di wilayah dan perusahaan masing-masing.
Semangat “India - Indonesia Mitra Selamanya ” pun mengema di sesi acara. Memperlihatkan kehangatan untuk tujuan bersama.
Konsul Jenderal India di Medan, H.E. Mr Ravi Shankar Goel, pada kesempatan ini bersama dengan para delegasi bisnis India, melakukan pertemuan dengan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution. Pertemuan tersebut berfokus pada penguatan kerja sama ekonomi bilateral dan peningkatan investasi antara India dan Sumatera Utara.
Diskusi mencakup potensi kolaborasi di bidang energi terbarukan, agroindustri, infrastruktur, inovasi digital, dan pembangunan berkelanjutan. Kedua belah pihak menekankan pentingnya keterlibatan yang lebih erat antara dunia usaha India dan Indonesia untuk meningkatkan pertumbuhan dan konektivitas regional.
India sendiri tercatat sebagai mitra dagang terbesar ke tiga bagi Sumatera Utara setelah Amerika Serikat dan Jepang. Hal ini didorong oleh kuatnya eksport komiditi unggulan Sumatera Utara ke India. Terutama kelapa sawit dan turunannya.
Ravi Shankar Goel menyampaikan, Konsulat Jenderal India di Medan mendorong kunjungan seperti ini dari kamar dagang dan industri India ke Pulau Sumatera dan juga mengundang para pemimpin provinsi di Pulau Sumatera untuk memimpin delegasi bisnis ke India guna mempererat hubungan ekonomi.
Ia juga menambahkan keyakinannya pada semangat “India-Indonesia Mitra Selamanya.”
Di bidang budaya dan pariwisata, Konsulat Jenderal India di Medan rutin menggelar berbagai kegiatan bermakna. Salah satunya even Medan Indian Film Week yang digelar di Grand City Hall, 8 - 9/11/2025 lalu.
Film-film yang diputar menampilkan kisah menyentuh yang menonjolkan nilai-nilai keluarga, kebersamaan, kasih sayang dan budaya. Para tamu yang hadirpun larut dalam suasana yang hangat.
“Penyelenggaraan Medan Indian Film Festival tidak hanya menambah keragaman budaya di Kota Medan, tetapi juga memperkuat ikatan budaya antara masyarakat Medan dan India,”ujar Ravi Shanker. Medan Indian Film Week ini memberikan kesempatan bagi penonton lokal untuk mengenal lebih jauh kekayaan cerita dan warisan sinematik India.
Selain itu, Konsulat Jenderal India di Medan juga merayakan Festival Cahaya dengan menggelar Diwali Night Indian Food Festival yang menampilkan ragam budaya India yang semarak, sajian kuliner yang menggugah selera, serta pertunjukan tradisional, dengan tujuan menghadirkan semangat perayaan Diwali kepada masyarakat Sumatera sekaligus mempromosikan India sebagai destinasi budaya dan pariwisata.
Konsulat juga mendukung partisipasi aktif kegiatan budaya dan pariwisata di Kota Medan. Seperti menghadirkan rombongan kelompok tari dari India untuk mengisi acara di festival Gelar Melayu Serumpun yang diselenggarakan Pemko Medan di Istana Maimun beberapa waktu lalu.
Sementara untuk memperluas kolaborasi akademik, Konsulat Jenderal India di Medan menjalin kerja sama dengan beberapa kampus di Medan. Salah satunya melalui MoU dengan Universitas Sari Mutiara, Medan. MoU ini diharapkan dapat mendorong pertukaran mahasiswa dan proyek akademik bersama lainya.
Dalam beberapa kesempatan, Konsul Jenderal India di Medan memberi kuliah umum, mengajak mahasiswa memahami hubungan historis antara dua negara, dan juga memperkenalkan peluang beasiswa pendidikan ke India.
Pada peringatan hari lahir ke-156 Mahatma Gandhi, Bapak Bangsa India di Medan belum lama ini, Konsulat Jenderal India juga menggelar “Peace March” yang mempertemukan para mahasiswa, anggota komunitas India, dan sahabat India, menciptakan simbol keharmonisan dan kerja sama di jantung Kota Medan.
Acara ini dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting di Medan. Kehadiran mereka menambah prestise acara tersebut dan menegaskan semangat kerja sama, pertukaran budaya, serta persahabatan antara India dan Indonesia. (asih astuti)
Editor : Redaksi