Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Aktivitas Penerbangan Kualanamu Meningkat, Dishub Sumut Waspadai Lonjakan Transportasi Darat

Johan Panjaitan • Minggu, 29 Maret 2026 | 17:22 WIB

Kepala Dinas Perhubungan Sumut, Yuda Pratiwi Setiawan. (IKSAN/SUMUT POS)
Kepala Dinas Perhubungan Sumut, Yuda Pratiwi Setiawan. (IKSAN/SUMUT POS)

MEDAN, Sumutpos. jawapos.com – Denyut mobilitas pasca-Lebaran 2026 kian terasa di Bandara Internasional Kualanamu. Data Lalu Lintas Angkutan Udara (LLAU) per 28 Maret 2026 mencatat lonjakan aktivitas penerbangan, menjadi indikator kuat meningkatnya pergerakan masyarakat, baik untuk perjalanan domestik maupun internasional.

Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Utara, Yuda Pratiwi Setiawan, mengungkapkan bahwa pada sektor domestik, tercatat 57 penerbangan kedatangan dengan 9.247 penumpang dan kargo seberat 77.122 kilogram. Sementara keberangkatan mencapai 58 penerbangan dengan 10.130 penumpang serta 60.913 kilogram kargo.

Tren serupa juga terlihat pada rute internasional. Sebanyak 25 penerbangan kedatangan membawa 4.194 penumpang dan 3.741 kilogram kargo. Adapun keberangkatan tercatat 26 penerbangan dengan 3.603 penumpang serta 2.318 kilogram kargo.

Baca Juga: Mobilitas Laut Melonjak, 40 Ribu Penumpang Padati Terminal Bandar Deli Belawan

Secara total, 166 pergerakan pesawat terjadi dalam satu hari. Dari jumlah tersebut, 92 penerbangan berlangsung tepat waktu, sementara 74 lainnya mengalami keterlambatan—sebuah dinamika yang kerap menyertai lonjakan trafik udara.

“Data ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat melalui transportasi udara, baik untuk keperluan perjalanan maupun aktivitas lainnya,” ujar Yuda, Minggu (29/3/2026).

Namun, peningkatan di sektor udara bukan satu-satunya perhatian. Di balik padatnya lalu lintas penerbangan, Dinas Perhubungan Sumut justru memberi sinyal kewaspadaan pada potensi lonjakan transportasi darat.

Meski data resmi masih dalam tahap rekapitulasi, Yuda memprediksi pergerakan kendaraan di jalur darat—baik angkutan umum maupun kendaraan pribadi—akan meningkat signifikan. Normalisasi aktivitas perkantoran, pendidikan, hingga sektor pariwisata menjadi faktor pendorong utama.

“Kami memperkirakan lonjakan kendaraan di jalur darat akan terjadi seiring kembalinya aktivitas masyarakat secara penuh,” jelasnya.

Baca Juga: Perang Darat di Depan Mata? Iran Kerahkan Sejuta Tentara, Barat Dihantui Risiko Besar

Indikasi awal sudah mulai terlihat. Kepadatan lalu lintas muncul di sejumlah titik, terutama kawasan destinasi wisata yang dibanjiri pengunjung selama masa libur.

Situasi ini menuntut kewaspadaan lebih, tidak hanya dari pemerintah sebagai pengelola transportasi, tetapi juga dari masyarakat sebagai pengguna jalan.

Yuda pun mengingatkan pentingnya keselamatan dalam setiap perjalanan. “Kami mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati, mematuhi aturan lalu lintas, dan menjaga kondisi fisik selama perjalanan,” pungkasnya.(san)

Editor : Johan Panjaitan
#lebaran #bandara internasional #kualanamu #Dishub Sumut #transportasi darat