Khairul Azmi Tegaskan Seluruh UPT Dinas SDABMBK Harus Mampu Bangun Komunikasi

Juli Rambe • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 13:08 WIB
Kadis SDABMBK Kota Medan, Khairul Azmi. (Dok: Khairul Azmi)
Kadis SDABMBK Kota Medan, Khairul Azmi. (Dok: Khairul Azmi)

 

MEDAN, SUMUT POS- Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Khairul Azmi, menegaskan kesiapan dirinya dalam membenahi komunikasi seluruh jajarannya, terkhusus yang bertugas di Unit Pelaksana Teknis (UPT).

Penegasan ini disampaikan Khairul Azmi sebagai tindaklanjut atas instruksi Wali Kota Medan, Rico Waas yang mendapatkan laporan dari Anggota DPRD Kota Medan terkait sulitnya berkomunikasi dengan jajaran UPT Dinas SDABMBK.

"Sesuai instruksi Pak Wali, saya langsung tegaskan kepada seluruh Kepala UPT (Dinas SDABMBK Medan), untuk membenahi cara mereka berkomunikasi. Mereka harus mampu membangun komunikasi yang baik dengan semua pihak, khususnya dengan anggota dewan (DPRD Medan)," ucap Khairul Azmi kepada Sumut Pos, Rabu (2/9/2026).

Baca Juga: Dua Terdakwa Kasus Korupsi PSR Madina di Vonis Bebas

Dikatakan pria yang akrab disapa Azmi tersebut, dirinya sudah langsung menegur Kepala UPT yang disebut tidak komunikatif oleh salah satu Anggota DPRD Kota Medan.

"Terkait pengaduan Pak Agus Setiawan (Anggota DPRD Medan) kepada Pak Wali, Kepala UPT yang dimaksud sudah saya tegur. Bila kedepan yang bersangkutan tetap tidak kooperatif dalam berkomunikasi, tentu akan segera kami evaluasi," ujarnya.

Dijelaskan Azmi, Wali Kota Medan terus membangun komunikasi yang baik dengan semua pihak agar pembangunan Kota Medan dapat berjalan lebih cepat, termasuk dengan DPRD Kota Medan sebagai lembaga legislatif yang mengesahkan anggaran dan melakukan pengawasan dalam setiap kebijakan dan pembangunan.

"Seperti yang disampaikan para anggota dewan (DPRD Medan), Pak Wali sangat komunikatif. Tentunya kami sebagai jajaran harus mampu mengikuti cara Pak Wali dalam berkomunikasi yang baik, dan saya sudah tegaskan kembali hal ini kepada jajaran di UPT. Total Dinas SDABMBK punya lima UPT, dan semua Kepala UPT ini sudah saya tegaskan untuk membenahi cara mereka berkomunikasi," tegasnya.

Tak hanya mampu membangun komunikasi, sambung Azmi, setiap UPT juga harus mampu menunjukkan kinerjanya secara maksimal sebagai pelaksana teknis di wilayahnya masing-masing.

"Kalau tetap tidak mampu berkomunikasi dengan baik dan tidak mampu bekerja secara maksimal, tentu tidak cukup hanya kita beri peringatan. Ini akan menjadi bahan evaluasi bagi kami. Sesuai instruksi Pak Wali, pembangunan Kota Medan berjalan dengan cepat dan terukur," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, tampak berang terhadap sikap sejumlah Pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Medan yang dinilai tidak kooperatif serta tidak mampu bersinergi dengan para wakil rakyat di DPRD Kota Medan.

"Kok aneh, tadi Pak Agus (Anggota DPRD Medan) bilang ke saya, lebih mudah menghubungi Wali Kota Medan dibanding OPD, kabid-kabid maupun UPT. Saya rasa ini perlu jadi evaluasi," ucap Rico Waas dalam sidang Paripurna DPRD Kota Medan tentang Laporan Pelaksanaan Reses VI Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 Pimpinan dan Anggota DPRD Medan Tahun 2026 Dapil Medan 1 sampai 5 di gedung DPRD Medan, Senin (31/8/2026).

Dalam sidang paripurna tersebut, Rico Waas memerintahkan Pj Sekda Kota Medan, Erfin Fahrurrazi untuk melakukan evaluasi tersebut. Apalagi, Rico Waas mengaku bahwa keluhan-keluhan tersebut sudah cukup sering sampai kepadanya.

"Hari ini saja saya sudah dua kali mendengar dari anggota dewan. Untuk Dinas SDABMBK Medan, kadis dan kabid-kabidnya masih bisa dihubungi, tetapi yang namanya Kepala UPT susah sekali dihubungi, susah sekali untuk berkoordinasi dan menyampaikan permasalahan," ujarnya.

Rico Waas mengatakan, apa yang ia sampaikan tersebut sejatinya merupakan otokritik. Sebab, Wali Kota Medan merupakan pimpinan dari seluruh perangkat kerja yang ada di Pemko Medan.

"Bagi saya ini otokritik ya, menjadi bahan evaluasi juga bagi saya sebagai pimpinan. Untuk itu saya minta, rekan-rekan OPD bisa juga membenahi komunikasinya. Berikan lah komunikasi yang terbaik agar nanti kerja-kerja kita bisa semakin baik. Kita evaluasi bersama," katanya.

Usai sidang paripurna, Rico Waas mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan pembelajaran kepada para perangkat kerja di lingkungan Pemko Medan yang tidak mampu bersinergi ataupun berkomunikasi dengan baik kepada Anggota DPRD Kota Medan.

"Ya harus kita ajarin OPD nya sama rekan-rekannya bagaimana berkomunikasi lebih intens. Masak rekan-rekan dewan menghubungi saya lebih gampang (dibandingkan OPD)," katanya Rico Waas saat dikonfirmasi Sumut Pos usai sidang paripurna.

Rico Waas mengatakan, OPD-OPD yang tidak bisa berkomunikasi dengan baik dan tidak memiliki kinerja yang baik akan mendapatkan catatan khusus dari dirinya sebagai Wali Kota Medan.

"Menjadi catatan khusus, apalagi kalau OPD nya 'melempem' kinerjanya. Kinerjanya kan harus tinggi terus. Kalau nggak tinggi kinerjanya, ya kita catat. Ya kita lihat, ada inspektorat yang mengecek itu kan. Intinya bagaimana 'menangkap' aspirasi, kan begitu. Koordinasi juga harus lebih baik," tutupnya. (map/ram)

 

 

Editor : Juli Rambe
instruksi wali kota medan upt sdambk Dinas SDAMBK Medan