Sosialisasi MediaMIND 2026, Inalum Tegaskan Komitmen Green Aluminium

Triadi Wibowo • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 21:20 WIB
Sosialisasi MediaMIND 2026, Inalum Tegaskan Komitmen Green Aluminium.
Sosialisasi MediaMIND 2026, Inalum Tegaskan Komitmen Green Aluminium.

 

MEDAN, SUMUTPOS - PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum menegaskan komitmennya mendorong hilirisasi berkelanjutan sekaligus memperkuat kedaulatan industri aluminium nasional. Hal itu disampaikan dalam Sosialisasi Kompetisi Karya Jurnalistik MediaMIND 2026 di Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU), Medan, Kamis (3/9).

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 80 mahasiswa USU dan 40 jurnalis lokal Sumatera Utara. Sosialisasi dibuka Dekan FISIP USU, Dr Hatta Ridho, S.Sos., MSP.

Hatta mengapresiasi langkah Inalum dan MIND ID yang hadir langsung di lingkungan kampus. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempertemukan dinamika industri pertambangan nasional dengan lingkungan akademik dan insan pers.

Kepala Departemen Manajemen Komunikasi Inalum, Utrich Farzah, menyampaikan apresiasi kepada FISIP USU yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut. Ia juga mendorong mahasiswa dan jurnalis untuk menghadirkan perspektif baru mengenai isu strategis pertambangan, hilirisasi dan keberlanjutan melalui karya jurnalistik.

Baca Juga: Pertamina Sumbagut Sukseskan Rekor MURI Memasak dengan Bright Gas di Medan

Sementara itu, Kepala Grup Layanan Strategis Inalum, Daniel J.P. Hutauruk, memaparkan materi bertema “Dari Bumi untuk Kedaulatan Negeri: Menggali Nilai untuk Menguatkan Negeri”.

Daniel menekankan bahwa hilirisasi tidak sebatas menghasilkan produk berupa aluminium. Lebih dari itu, hilirisasi harus mampu membangun kapabilitas industri, meningkatkan daya saing nasional dan menciptakan nilai tambah secara berkelanjutan.

“Produk nyata dari hilirisasi bukan hanya aluminium, melainkan kapabilitas industri, daya saing nasional, serta penciptaan nilai tambah secara berkelanjutan,” tegas Daniel.

Saat ini, Inalum menguasai sekitar 46 persen pangsa pasar aluminium domestik dengan kapasitas peleburan mencapai 275.000 ton per tahun. Perusahaan juga menyebut memiliki keunggulan sebagai produsen green aluminium dengan jejak karbon 3,5 ton CO2eq per ton aluminium untuk Scope 1 dan 2.

Baca Juga: Komdigi Larang Operator Hanguskan Sisa Kuota Pelanggan

Angka tersebut berada jauh di bawah rata-rata industri global yang mencapai 12,5 ton CO2eq per ton aluminium. Keunggulan tersebut didukung pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Asahan berkapasitas 603 MW.

Atas konsistensi dalam pengelolaan lingkungan, Inalum meraih PROPER Emas selama empat tahun berturut-turut, yakni pada 2022 hingga 2025.

Di bidang lingkungan dan sosial, Inalum juga mencatat sejumlah program, di antaranya penanaman 585.000 pohon di Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba seluas 1.370 hektare sepanjang 2023-2025.

Perusahaan juga telah membina lebih dari 757 UMKM, memberikan akses pendidikan kepada 672 pelajar dan 336 guru, menanam lebih dari 30.000 pohon mangrove, membangun 74 unit rumah layak huni dan 69 fasilitas air bersih, serta mengembangkan tujuh desa binaan di Sumatera Utara.

Baca Juga: Makmur Marpaung Pimpin Perindo Sumut

Daniel turut mengajak generasi muda mempersiapkan diri dengan menguasai berbagai disiplin ilmu untuk menghadapi tantangan industri masa depan.

“Tantangan hari ini adalah kesempatan bagi generasi muda untuk memimpin perubahan. Industri masa depan harus diproduksi secara lebih efisien, lebih inovatif, lebih inklusif, lebih bertanggung jawab, dan berdampak lebih luas bagi kedaulatan bangsa,” pungkasnya.

Sosialisasi tersebut merupakan bagian dari rangkaian MediaMIND 2026, kompetisi karya jurnalistik tahunan MIND ID yang memasuki penyelenggaraan kelima.

Kompetisi ini mengangkat enam subtema, yakni Ekonomi dan Investasi, ESG & Green Mining, Hilirisasi, Industrialisasi dan Ketahanan Mineral Indonesia, Kontribusi Sosial Masyarakat, serta Transformasi dan Inovasi.

Baca Juga: PLN UID Sumut Resmikan Program Budidaya Jamur Tiram Berbasis Listrik

Karya yang dilombakan merupakan karya yang dipublikasikan pada periode 15 September 2025 hingga 17 September 2026. Pengumpulan karya untuk kategori jurnalis dibuka hingga 17 September 2026, sedangkan kategori umum, akademisi dan pengamat hingga 25 Oktober 2026.

Pendaftaran kompetisi dapat dilakukan melalui laman yang disediakan panitia.

Menutup kegiatan, Utrich Farzah kembali menegaskan komitmen Inalum sebagai salah satu pilar hilirisasi industri aluminium nasional yang berdaya saing global dan ramah lingkungan dengan menerapkan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG).

Ia mengajak civitas akademika FISIP USU dan jurnalis Sumatera Utara untuk menyampaikan gagasan kritis dan karya terbaik dalam MediaMIND 2026, sekaligus ikut mendorong penguatan kedaulatan industri nasional. (rel/tri)

Editor : Redaksi
MediaMIND 2026 Green Aluminium USU Medan hilirisasi inalum