SUMUTPOS.CO- Najwa Shihab dan Ibrahim Sjarief dikenal sebagai pasangan yang sangat menjaga privasi rumah tangganya. Oleh karena itu, tidak banyak yang mengenal proful suami Najwa Shihab.
Ibrahim Sjarief mengawali perjalanannya di dunia hukum dengan menempuh pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Indonesia, tempat ia meraih gelar Sarjana Hukum pada tahun 1997.
Ketertarikannya pada bidang hukum terus berlanjut hingga ke jenjang internasional.
Pada 2009, Ibrahim melanjutkan studinya di The University of Melbourne, Australia, dan berhasil meraih gelar Master of Laws (LL.M) melalui program beasiswa Australian Development Scholarship. Keahliannya terus diasah melalui pengalaman akademik dan riset di luar negeri.
Tak hanya itu, ia pernah menjadi research fellow dalam program East Asian Legal Studies di Harvard Law School pada 2002–2003—sebuah prestasi yang mencerminkan kapasitasnya sebagai pemikir hukum global.
Kiprah Profesional dan Kontribusi dalam Dunia Hukum Dalam dunia praktik hukum, Ibrahim Sjarief dikenal sebagai Partner di firma hukum Assegaf Hamzah & Partners, salah satu firma terkemuka di Indonesia. Di sana, ia menekuni bidang-bidang strategis seperti perbankan dan keuangan, restrukturisasi usaha dan hutang, serta proyek infrastruktur.
Kepakarannya membuat namanya diakui dalam berbagai publikasi hukum internasional.
Ia pernah tercatat sebagai Band 3 in Banking and Finance versi Chambers and Partners Asia Pacific untuk tahun 2017–2018. Di tahun yang sama, Legal500 Asia Pacific juga mencatatnya dalam kategori Banking & Finance, Projects & Energy, Restructuring & Insolvency, dan Aviation.
Di samping kesibukannya sebagai praktisi hukum, Ibrahim juga membagikan ilmunya sebagai pengajar di Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera, lembaga pendidikan hukum yang dikenal dengan pendekatan kritis dan progresif.
Sebagai dosen, ia dikenal mendalam, lugas, dan membumi.
Para mahasiswanya mengenang Ibrahim sebagai figur inspiratif yang tak hanya mengajarkan teori, tetapi juga mengaitkannya dengan realitas sosial dan praktik hukum kontemporer.
Sosok Suami dan Ayah yang Peduli
Ibrahim dikenal sebagai sosok suami yang penuh kasih dan ayah yang hangat.
Ia menikah dengan Najwa Shihab, saat itu masih juniornya di kampus pada tahun 1997. Hubungan mereka terjalin sejak masa kuliah di Universitas Indonesia dan terus berlanjut dalam pernikahan harmonis selama hampir 27 tahun.
Keduanya dikenal sangat menjaga privasi rumah tangga mereka dan jauh dari sorotan negatif media.
Kehidupan pernikahan Ibrahim dan Najwa sering dianggap sebagai contoh pasangan yang saling mendukung dalam karier dan kehidupan keluarga.
Teladan yang Menginspirasi Ibrahim Sjarief Assegaf bukan hanya seorang pengacara dan akademisi, tapi juga figur teladan dalam hal etika, integritas, dan kesetiaan. (bbs/ram)
Editor : Juli Rambe