Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Bus Wisata Jember Kecelakaan di Probolinggo, 6 Orang Tewas

Johan Panjaitan • Minggu, 14 September 2025 | 20:30 WIB
Bus wisata yang membawa rombongan dari RS Bina Sehat Jember mengalami kecelakaan di jalan turunan. (INEKE AGUSTIN/RADAR BROMO)
Bus wisata yang membawa rombongan dari RS Bina Sehat Jember mengalami kecelakaan di jalan turunan. (INEKE AGUSTIN/RADAR BROMO)

PROBOLINGGO, Sumutpos.jawapos.com– Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Raya Bromo, tepatnya di Blok Lorokan, Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Sabtu (14/9) sekitar pukul 12.00 WIB. Sebuah bus wisata yang membawa rombongan dari RS Bina Sehat Jember mengalami kecelakaan tunggal saat menuruni jalur dari kawasan wisata Gunung Bromo.

Bus bernomor polisi P 7221 UG tersebut diduga mengalami rem blong, lalu menabrak tembok pembatas jalan. Akibat kejadian itu, enam orang dinyatakan tewas di lokasi dan puluhan lainnya mengalami luka-luka.

Salah satu saksi mata, Suryadi, warga Desa Boto, mengatakan sempat mendengar suara seperti ledakan sebelum mengetahui ada kecelakaan.

“Bus itu sudah menabrak tembok pembatas waktu saya lihat. Saya dan warga lain langsung bantu para korban. Katanya mereka rombongan dari Jember,” ujarnya kepada Radar Bromo.

Menurutnya, tidak ada korban dari luar bus. Hanya seorang kurir paket yang sempat tertabrak motornya, namun selamat dari insiden tersebut.

“Motornya saja yang ada di bawah bumper bus. Orangnya selamat,” tambah Suryadi.

Kesaksian serupa disampaikan oleh Rina, warga setempat yang rumahnya berada tepat di dekat lokasi kejadian.

“Saya lagi mau salat Dzuhur, tiba-tiba ada suara dentuman keras. Korban ada yang nyangkut di depan bus, ada juga yang terkapar di halaman rumah saya,” katanya dengan nada masih syok.

Rina menyebut bahwa beberapa korban yang sempat sadar mengaku bahwa rem bus sudah bermasalah bahkan sebelum sampai di Desa Boto.

Enam Korban Tewas Dievakuasi ke RSUD dr. Mohamad Saleh

Total terdapat 55 orang di dalam bus, termasuk sopir bernama Albahri. Informasi dari pihak kepolisian dan warga menyebut bahwa seluruh korban meninggal merupakan penumpang bus.

Seluruh korban tewas telah dibawa ke RSUD dr. Mohamad Saleh, Kota Probolinggo, untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara korban luka-luka juga dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Jalur Bromo Diimbau Waspada

Pihak kepolisian dari Polres Probolinggo telah melakukan olahraga tempat kejadian perkara (TKP) dan akan mendalami dugaan rem blong sebagai penyebab utama kecelakaan.

Sementara itu, jalur turunan dari kawasan Gunung Bromo memang dikenal cukup curam dan rawan kecelakaan jika kendaraan tidak dalam kondisi prima. Warga dan petugas gabungan mengimbau agar sopir angkutan wisata lebih berhati-hati, terutama saat membawa rombongan turun dari arah Bromo.(jpg/han)

Editor : Johan Panjaitan
#bus wisata #tewas #rem blong #gunung bromo