Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Awal Ramadan Berpotensi Beda, Kemenag dan Muhammadiyah Bisa Tidak Sepakat

Johan Panjaitan • Selasa, 10 Februari 2026 | 07:00 WIB
kemenag akan melakukan sidang isbat untuk penetuan awal ramadan. (freepik)
kemenag akan melakukan sidang isbat untuk penetuan awal ramadan. (freepik)

AKARTA, Sumutpos.jawaposom– Awal Ramadan 2026 berpotensi jatuh pada tanggal berbeda. Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadan pada 18 Februari, sementara Kementerian Agama (Kemenag) menjadwalkan sidang isbat penentuan awal puasa pada 17 Februari.

Dirjen Bimas Islam Kemenag, Abu Rokhmat, menyampaikan bahwa pemantauan hilal akan dilakukan di 96 lokasi di seluruh Indonesia. “Sidang isbat mempertemukan data hisab dengan hasil rukyatul hilal, sehingga masyarakat sebaiknya bersabar menunggu keputusan resmi,” ujarnya.

Berdasarkan perhitungan hisab, ijtimak (konjungsi) menjelang Ramadan terjadi pada Selasa, 17 Februari pukul 19.01 WIB. Posisi hilal saat matahari terbenam diperkirakan berada di bawah ufuk, dengan ketinggian antara -2° 24’ 42’’ hingga -0° 58’ 47’’ dan sudut elongasi 0° 56’ 23’’ hingga 1° 53’ 36’’.

Secara teoritis, hal ini berarti hilal belum terlihat secara kasat mata pada 17 Februari. Jika tidak ada petugas yang berhasil melihat hilal, bulan Syaban digenapkan menjadi 30 hari, sehingga 1 Ramadan jatuh pada 19 Februari. Namun, jika hilal terlihat, awal puasa bisa dimulai pada 18 Februari.

 

Sementara itu, Muhammadiyah menggunakan Kalender Hijriah Global (KHG) sebagai patokan. Menurut Profesor Riset BRIN dan ahli astronomi, Thomas Djamaluddin, KHG mengacu pada posisi hilal secara global, bukan hanya di Indonesia. “Artinya, meski hilal belum muncul di langit Indonesia, jika di belahan dunia lain sudah terlihat, bulan sudah berganti menurut KHG,” jelasnya.

Perbedaan metode ini berpotensi menimbulkan awal puasa yang berbeda antara Muhammadiyah dan pemerintah, menuntut masyarakat untuk tetap menghormati keputusan masing-masing lembaga sambil menunggu hasil sidang isbat resmi. (jpg/han)

Editor : Johan Panjaitan
#sidang isbat #kemenag #Muhammadiya #ramadan