Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Adukan Pelecehan Seksual Terhadap Anak di Asahan, Doli Kurnia Tandjung Datangi KPAI

Juli Rambe • Jumat, 13 Februari 2026 | 10:47 WIB
KANTOR: Anggota DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung saat mendatangi Kantor KPAI, di Jakarta, Kamis (12/2) sore. (Dok: istimewa)
KANTOR: Anggota DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung saat mendatangi Kantor KPAI, di Jakarta, Kamis (12/2) sore. (Dok: istimewa)

 

MEDAN, SUMUT POS- Anggota DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung mendatangi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), di Jakarta, dengan tujuan menyampaikan pengaduan terhadap kasus pelecehan seksual yang terjadi di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (12/2) sore.

"Akhirnya saya dapat menunaikan janji saya untuk menyampaikan pengaduan tindak kekerasan seksual yang dialami warga yang ada di kampung saya," ujar Doli yang juga Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar melalui siaran persnya yang diterima Sumut Pos di Medan, Jumat (13/2).

Ia menyampaikan, bahwa sebenarnya isu kekerasan terhadap anak anak di Indonesia sudah sejak lama menjadi 'concern' dan keresahannya. 

"Saya sering mendapati berita-berita terkait terjadinya kekerasan terhadap anak anak Indonesia, baik yang dilakukan oleh orang dewasa, orang tua kepada anak, maupun dari anak ke anak yang lain. Dan jumlahnya semakin eskalatif, bahkan tidak sedikit yang sampai meninggal. Sangat prihatin," katanya.

Doli menambahkan, bahwa dari data yang diperoleh, ternyata memang setiap tahun terjadi peningkatan jumlah kekerasan terhadap anak. Data dari KPPA saja untuk kategori kekerasan seksual, dari tahun 2021, terjadi peningkatan rata-rata seribu kasus per tahun sehingga di tahun 2024, sedikitnya 11,700 kasus. Data itu hanya berdasarkan laporan atau pengaduan. 

"Ini seperti simtom, fenomena gunung es. Kita belum tahu berapa angka pastinya. Dugaan saya masih banyak kasus lagi yang tidak terungkap. Oleh karena itu, ini harus menjadi perhatian serius kita semua. Negara, Pemerintah dan masyarakat harus bersama-sama melakukan perlawanan terhadap kekerasan terhadap anak anak," tegasnya.

Menurutnya, anak anak adalah wajah masa depan bangsa ini. Kalau wajah anak anak ini tidak dijaga, atau dirusak dan dibiarkan, maka itu sama saja dengan membiarkan dan merusak masa depan bangsa ini. 

"InsyaAllah saya siap mewakafkan diri saya untuk terlibat bersama sama menjaga anak anak Indonesia dari kekerasan dalam bentuk apapun," tutup Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI ini. (dwi/ram)

 

 

 

Editor : Juli Rambe
#Pelecehan anak di kebun milik PTPN #Ahmad Doli Tandjung #Pelecehan anak di asahan