Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Indonesia akan Masuki Fase El Nino, Kemarau Datang Lebih Awal

Juli Rambe • Sabtu, 11 April 2026 | 13:30 WIB
Logo BMKG. (Dok: Sumut Pos)
Logo BMKG. (Dok: Sumut Pos)

 

SUMUT POS- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi Indonesia akan memasuki musim kemarau yang lebih awal dan cuaca semakin kering serta panas dalam beberapa bulan ke depan.

Kepala bidang analisis variabilitas iklim BMKG Indra Gustari menjelaskan Indonesia akan memasuki fase El Nino.

Berdasarkan data terbaru dari BMKG dan pusat iklim di dunia, kondisi dinamika atmosfer masih diprediksi akan netral sampai pertengahan 2026 nanti.

Baca Juga: Produksi Sampah di Kota Medan Capai 1.800 Ton Perhari, Zulkarnaen S.K.M : Didominasi Sampah Rumah Tangga

"Tapi kita harus mulai waspada di paruh kedua taun ini, karena diprediksi akan terjadi transisi ke kondisi El Nino lemah hingga moderat, dengan peluang kejadian yang cukup tinggi, yaitu di angka 50-80 persen untuk semester 2 tahun 2026," jelas Indra yang dilihat detikcom dalam akun YouTube resmi BMKG, Sabtu (11/4/2026).

Selain itu, ramai juga dibahas soal El Nino 'Godzilla' yang digambarkan sebagai kejadian dengan intensitas yang ekstrem. Termasuk El Nino sangat kuat, seperti yang pernah kita alami di tahun 1997 dan 2015.

Namun, Indra menegaskan secara ilmiah dan formal istilah El Nino 'Godzilla' tidak ada dalam kategori El Nino.

"Berdasarkan prediksi BMKG, ter-update bulan April ini munculnya El Nino dengan kategori sangat kuat di tahun 2026 itu relatif kecil, yaitu di bawah 20 persen. Tapi bukan berarti kita bisa bersantai, kita harus tetap waspada, karena musim kemarau kita tahun ini diprediksi akan datang lebih cepat dengan durasi yang lebih lama dibandingkan normalnya," jelasnya. (bbs/ram)

 

Editor : Juli Rambe
#indonesia masuki fase el nino #bmkg #el nino #musim kemarau