Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Sumut Akhiri Puasa 16 Tahun Medali Catur di PON

Admin SP • Minggu, 15 September 2024 | 09:33 WIB
BERSAMA: Kabid Organisasi KONI Sumut Drs M Syahrir, Ketua Harian Percasi Sumut Juliski Simorangkir dan lainnya bersama atlet catur Sumut usai meraih medali perak di PON XXI Aceh-Sumut 2024. (PB PON)
BERSAMA: Kabid Organisasi KONI Sumut Drs M Syahrir, Ketua Harian Percasi Sumut Juliski Simorangkir dan lainnya bersama atlet catur Sumut usai meraih medali perak di PON XXI Aceh-Sumut 2024. (PB PON)

KARO, SUMUTPOS.CO - Sumatera Utara kembali meraih medali pada cabang olahraga catur Pekan Olahraga Nasional (PON) setelah 16 tahun. Sumut meraih medali perak catur cepat beregu putra pada PON XXI Aceh-Sumut 2023 di Mikie Holiday, Berastagi, Sabtu (14/9/2024).

Sumut meraih perak catur cepat beregu setelah mengumpulkan 14 MP dari 9 pertandingan. Medali emas direbut Jawa Timur dengan 17 MP. Sedangkan medali perunggu direbut Kalimantan Tengah dengan 14 MP.

Ini merupakan medali pertama Sumut di cabang catur PON setelah 16 tahun. Terakhir kali Sumut meraih medali cabang catur PON di Kalimantan Timur tahun 2008 silam. Saat itu pecatur Sumut MN Johanes Simbolon di nomor standar perorangan.

"Kita tentu senang dapat medali perak di catur cepat nomor beregu putra. Ini berkat doa dan dukungan seluruh masyarakat terutama bimbingan dari KONI dan Pemerintah Provinsi Sumut dalam hal ini diwakili oleh Percasi Sumut," ungkap Manajer Tim Catur Sumut, Immanuel Marudut Simatupang, Sabtu (14/9/2024).

Dia menyebut perolehan medali hari ini menjadi kesenangan tersendiri karena Sumut telah puasa selama 16 tahun. Meski demikian, ini tidak akan membawa mereka dalam euforia yang berlebih. Sebab tantangan ke depan masih tetap berat dalam upaya meningkatkan potensi catur di Sumut.

Dia menegaskan pihaknya akan kembali berjuang untuk dapat meraih podium di satu kategori pertandingan tersisa yakni catur standar yang mulai Minggu (15/9/2024). "Kita tetap berjuang maksimal, doakanlah supaya dapat meraih medali," ucap Immanuel.

Keberhasilan ini disambut KONI Sumatera Utara. Perwakilan KONI Sumut Drs Muhammad Syahrir mengungkapkan, pihaknya bersyukur atas raihan medali perak di nomor catur cepat beregu putra. Menurutnya, ini adalah momentum bagi KONI Sumut khususnya atlet catur Sumut karena telah mengalami puasa medali sejak 2008 silam.

"Paling tidak ini langkah awal kita untuk melakukan proses. Kenapa? Karena proses regenerasi untuk atlet itu penting. Kita lihat dari provinsi lain. Itu kan orangnya muda-muda. Jadi catur itu bukan harus menggunakan cara-cara yang konvensional lagi. Catur itu harus beradaptasi dengan teknologi. Itu langkahnya," ungkap Syahrir.

Selain telah mengakhiri puasa medali, Syahrir menambahkan prestasi ini juga akan dijadikan memontum oleh KONI Sumut, karena Kabupaten Karo sendiri sejak dulunya banyak melahirkan tokoh-tokoh catur yang begitu tersohor.

"Mungkin masih lama lagi kita belum dapat PON. Paling tidak, ini jadi momentum bagi Sumut melahirkan atlet catur yang handal untuk kelas nasional dan internasional. Itu harapan kami, karena di sini banyak tokoh caturnya. Makanya KONI Sumut merasa bangga ketika menempatkan Karo menjadi tuan rumah. Saya pikir itu momentum kami," tuturnya.

Kedepan, dia mengharapkan agar para atlet catur tetap terus berlatih. Ia menyebut, para atlet catur harus tetap melewati proses yang ada. "Setiap proses itu harus dilalui oleh para atlet. Untuk catur ini, peningkatan prestasi para atlet kami percayakan kepada Percasi," jelasnya.

Untuk itu, Syahrir menyebut pihaknya tidak akan berhenti sampai di sini saja. Kedepan, kata dia, KONI Sumut akan terus memantau perkembangan para atlet catur hingga menciptakan bibit-bibit baru pecatur Sumut.

"Untuk penanganan catur ini kita serahkan ke Percasi. Prosesnya akan kita pantau. Yang punya atlet catur kan Percasi. Tapi saat ada pertandingan seperti ini menjadi tanggung jawab KONI. Kita akan melihat, kita akan mengikuti bagaimana proses mereka melakukan pembibitan dari usia dini. Itu sangat penting saya rasa di sini," imbuh Syahrir.

Lebih lanjut, dia menerangkan bahwa atlet berprestasi Sumut akan menerima bonus atas perolehan medali hari ini. Dia mengungkap, atlet Sumut sudah sangat terbiasa dengan bonus. Meski demikian, besaran nominal bonus itu belum diketahui. (dek)

Editor : Redaksi
#pon 2024 #PON Sumut #catur